SuaraCianjur.id - Ngatiyana kini resmi menjabat Wali Kota Cimahi setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Selasa (16/8/2022). Ia menggantikan Ajay M Priatna yang terjerat kasus hukum.
Namun, Ngatiyana tidak akan menjabat selama satu periode atau lima tahun sebagai Wali Kota Cimahi. Ia yang sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota dan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi akan menjadi kepala daerah tersingkat di wilayah Aglomerasi Bandung Raya.
Ngatiyana hanya akan menjabat sekitar dua bulan atau 77 hari mengingat masa jabatannya akan berakhir pada Oktober mendatang.
Meski begitu, ia mengaku akan fokus menuntaskan program-program yang sudah direnacankan hingga jabatannya berakhir.
"Alhamdulillah setelah dilantik kebetulan tinggal 77 hari saya menjabat wali kota, bertepatan dengan HUT RI ke-77. Semuanya serba kebetulan," kata Ngatiyana dilansir dari SuaraJabar.com, Rabu (17/8/2022).
Selain itu, Ngatiyana memastikan akan melakukan rotasi, mutasi dan promosi para pejabat di lingkungan Pemkot Cimahi. Hal itu dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sebab menurut Ngatiyana, saat ini masih banyak posisi jabatan yang kosong sehingga berdampak terhadap kinerja dan pelayanan.
"Saya akan mengisi jabatan yang kosong, karena roda organisasi sangat terpengaruh, sehingga pelayanan kurang maksimal," sebut Ngatiyana.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan pesan kepada Ngatiyana untuk terus menjaga integritas, melayani masyarakat dengan sepenuh hati serta tetap profesional menghadapi tantangan dan rintangan meskipun hanya menjabat sekitar dua bulan.
Baca Juga: Meriah, Gebyar LLDIKTI Wilayah IV Kembali Digelar
"Yang pertama saya menitipkan untuk menjaga benteng integritas, kedua melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan yang ketiga dengan selalu profesional menghadapi banyak tantangan dan rintangan yang hadir ke Kota Cimahi, dengan melakukan reformasi birokrasi yang tentunya menjadi kebutuhan dalam pengelolaan kota. Dan tentunya terus berupaya untuk mendapatkan rasa simpati dan dukungan dari warga Kota Cimahi," kata Ridwan Kamil.
Gubernur Ridwan Kamil juga meminta Ngatiyana untuk mengevaluasi pencapaian-pencapaian yang ditorehkan oleh Pemkot Cimahi selama ini, meningkatkan kinerja serta melakukan percepatan hingga mempersiapkan informasi untuk estafet kepemimpinan sesuai dengan kesepakatan negara ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner
-
Terungkap! Ini Alasan Pengunduran Diri Massal Kepsek SMA/SMK di Sulsel
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis