/
Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:13 WIB
Ridwan Kamil Disebut Mirip James Bond Syariah. (Instagram/@ataliapr) (FOTO ISTIMEWA)

SuaraCianjur.Id,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bisa mempertimbangkan untuk maju dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta di tahun 2024.

Hal ini diungkapkan oleh pengamat politik, Hasan Nasbi. Menurutnya pria yang akrab disapa Kang Emil ini bisa mempertimbangkan untuk maju dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2024 di samping maju kembali di Pilkada Jawa Barat 2024.

Pendiri lembaga survei Cyrus Network itu menilai, elektabilitas Kang Emil masih unggul dalam survei lembaganya untuk maju sebagai petahana di Pilkada Jabar 2024.

"Jadi sebelum survei Juli, Pak RK juga sudah sangat kuat, sudah di atas 50 persen elektabilitasnya. Sehingga tetap terbuka peluang Pak RK buat maju kembali di Jabar. Bahkan kalau mau fair, Pak RK juga bisa mempertimbangkan untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2024," ucap dia dalam keterangan tertulis, Selasa (16/8/2022).

Hasan menyarankan Kang Emil untuk bergabung dengan partai politik (parpol), terutama yang memiliki latar belakang nasional dan religius.

Menurutnya elektabilitas dan popularitas Gubernur Jabar saat ini mengalami peningkatan,  baik itu di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 maupun Pilgub Jabar mendatang.

Dia mengatakan memiliki elektabilitas dan popularitas yang baik harus dimanfaatkan oleh Kang Emil dalam berlaga di kancah politik tahun 2024 mendatang.

"Secara karakter Pak RK (Ridwan Kamil) bisa cocok dengan Golkar, NasDem, atau Demokrat. Namun, kalau saran saya tokoh-tokoh politik yang mau jadi capres atau cawapres harus mau mendeklarasikan diri masuk menjadi anggota partai," kata Hasan Nasbi.

Dia menuturkan saat bakal calon sudah terjun masuk dalam parpol, maka langkah dan tujuan semakin terang dan public memberikan simpati lebih.

Baca Juga: Presiden Jokowi Singgung Politik Identitas Saat Pemilu 2024, Surya Paloh Sebut Itu Sebuah Pesan Moral

"Sehingga tidak bisa terus-menerus ingin berada di luar partai sambil terus memelihara keinginan untuk mencapai karir politik yang lebih tinggi, harus berpartai," tutur dia.

Sebelumnya, Hasan mengatakan popularitas Ridwan Kamil kini turut meningkat dalam pertengahan tahun ini yakni pada bulan Maret 2022 popularitas Ridwan Kamil hanya 66.6 persen setelah itu pada Juli meningkat ke 84.7 persen.

"Elektabilitas sebelum bulan Juni itu baru satu digit, Maret baru 7,2 persen tapi akhir Juli itu 14,0 persen. Elektabilitas Ridwan Kamil mendekati Anies Baswedan. Pak Anies terakhir 18 persen, Pak RK mendekati," ujarnya.

Sumber: Suara.com

Load More