SuaraCianjur,id- Pria yang mengaku pernah berhubungan langsung dengan oknum anggota kepolisian untuk mengamankan perjudian, membongkar soal modus Kondosrsium 303.
Pria berinisial D itu membeberkan soal siapa sosok yang menjadi koordinator Konsorsium 303 Ferdy Sambo, di wilayah Jakarta. Sosok tersebut diduga adalah AKBP JRS
“Bang, titipan Kadiv Propam FS. Orang takut lah. Kadiv Propam itu kan ‘polisinya’ polisi, kan,” ungkap pria itu melalui video di kanal Youtube Quotient TV , seperti dilihat Senin (29/8/2022).
Namun AKBP JRS itu disebut tidak hanya bergerak di wilayah Jakarta saja, Medan pun termasuk. Menurutnya AKBP JRS ini kepada pimpinan kepolisi di Medan, selalu menyatakan kalau setoran judi merupakan ‘titipan’ untuk Kadiv Propam.
Pria tersebut pun mengungkap modus licik yang kerap dilakukan AKBP JRS dalam konsorsium 303.
“Kalau kecil setorannya itu ditangkap itu dibawa ke Polda, disitu diperas,” jelasnya.
Dirinya juga turut mengungkapkan sejumlah kasus perjudian yang diamainkan oleh Konsorsium 303. Soal penggerebekan judi tanggal 10 Agustus 2018 di Perumahan Palem, Jakarta Barat. Pada saat penggerebeka itu, sembilan orang ditangkap pihak kepolisian.
“Dia pintar, karena setorannya kecil, nah dia tangkap, bawa masuk ke Polda (Metro Jaya) dulu. Kau bisa keluar tapi satu orang bayarnya Rp150 juta. Akhirnya sembilan orang itu dilepaskan setelah bayar. Jadi cuma ditahan empat hari ditahan,” bebernya.
Tak hanya itu, pria tersebut juga membeberkan soal penggerebekan judi di tanggal 30 Desember 2018. Lokasinya berada di Teluk Gong, dan mengamankan 14 orang.
Baca Juga: KPK Belum Temukan Unsur Kuat Kasus Suap Ade Yasin, Kini Jaksa dan Kuasa Hukum Adu Saksi Ahli
“Itu ditangkap lagi, ada 14 orang di bawa ke Polda juga, pas JRS itu sebagai Kasubdit Jatanras. Kenapa saya tahu, akrena kebetulan saya kenal sama yang ditangkap.” jelasnya. .
Menurut pria berinisial D itu, 14 orang tersebut diminta Rp100 juta setiap orangnya. Namun pada akhirnya hanya membayar sebesar Rp50 juta.
“Dia pintar itu, jadi yang ditangkap ini ada yang menjembatani jadi bayar Rp50 juta ajalah. Akhirnya malam-malam jam 12, jamdua itu dikeluarin dia lepas lagi,” bebernya.
Lalu pria tersebut juga menjelaskan soal penggerebekan judi yang dilakukan di Apartemen Robinson, Muara Karan Raya dengan beberapa orang yang ditangkap.
“Ada beberapa orang ditangkap, masuk lagi di Polda Metro, begitu masuk dia nego aja, bayar Rp100 juta per orang keluar. Itu sama JRS semua,” kata dia.
Bahkan dia membenarkan soal grafik Konsorsium 303 yang bereda di media sosial. Tak hanya itu hal mengejutkan lainnya ada dugaan beberapa jabatan pun diatur oleh AKBP JRS.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Fendi, Celine, hingga Valentino Diskon Besar! Semuanya Promo dari BRI
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Langkah Damai 57 Bhikkhu Menuju Borobudur Warnai Waisak 2026
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM