- KPK periksa pejabat Bea Cukai; detail kasus belum diungkap ke publik.
- Bea Cukai pastikan sikap kooperatif dan hormati proses hukum yang berjalan di KPK.
- Pemeriksaan ini berlangsung di tengah rentetan OTT KPK di Banjarmasin dan Jakarta.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan tengah melakukan pemeriksaan terhadap salah satu pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai detail kasus yang menyeret anak buah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tersebut.
Kasubdit Humas dan Penyuluhan DJBC, Budi Prasetyo, membenarkan adanya proses hukum yang sedang berjalan. Namun, ia masih enggan membeberkan identitas pejabat yang dimaksud maupun substansi dari pemeriksaan tersebut.
"Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan oleh tim KPK terhadap pejabat Bea Cukai," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/2/2026).
Budi menegaskan bahwa pihaknya pasrah dan akan mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku. Ia menjamin bahwa institusinya akan memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.
"Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung. Kami masih mengikuti perkembangan lebih lanjut," tambahnya.
Kabar pemeriksaan pejabat Bea Cukai ini muncul di tengah intensitas tinggi kegiatan penindakan KPK. Sebelumnya, KPK diketahui telah melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat pajak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang diduga terkait dengan kasus restitusi pajak.
Selain itu, KPK juga dikabarkan melakukan operasi serupa di Jakarta untuk kasus yang berbeda, meski rincian mengenai kasus di ibu kota tersebut masih belum dibuka ke publik.
Baca Juga: Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Sempat Tertekan, IHSG Berhasil Rebound 0,29 Persen
-
Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional
-
Strategi Discovery E-Commerce Jadi Kunci Lonjakan Penjualan Jelang Ramadan 2026
-
5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK
-
IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar
-
BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh
-
Skandal PIPA Bikin BEI Memperketat Syarat IPO Saham, Model Bisnis Jadi Sorotan
-
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy