SuaraCianjur.id- Pemerintah meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM Rp 600 ribu. Buat masyarakat yang ingin mengecek namanya apakah sebagai penerima atau tidak bisa disimak cara berikut.
Seperti yang diketahui, Presiden Jokowi membuka program bantuan sosial (bansos) ini di Kantor Pos Cabang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (31/8) kemarin. BLT BBM Rp 600 ribu akan disalurkan untuk 20,6 juta masyarakat penerima manfaat.
Jumlah bantuan per bulan sebanyak Rp 150.000, dibagikan dalam dua periode. Dalam satu satu periode pencairan, masyarakat mendapatkan Rp300.000.
Jika penasaran menjadi salah satu penerima BLT BBM atau tidak silahkan cek terlebih dahulu penerima BLT BBM Rp600 ribu ini seperti cara berikut.
1.Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
2.Masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan
3.Masukkan nama Penerima Manfaat sesuai KTP
4.Ketik 8 huruf kode (dipisahkan spasi) sesuai yang tertera dalam kotak kode
5.Apabila kode huruf kurang jelas, klik "refresh" untuk mendapatkan huruf kode baru Kemudian, klik "cari data".
Baca Juga: Jangan Diabaikan! Ada Balasan Setimpal saat Seorang Muslim Menjenguk Saudaranya yang Sakit
Pembagian BBM Rp 600 ribu dipastikan sebelum BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar naik. Pencairan BLT masuk ke ranah Kementerian Sosial (Kemensos) dijelaskan kalau bahwa pencairan bantuan dilaksanakan dalam besaran Rp300 ribu sebanyak dua kali, dimulai September 2022 dengan memanfaatkan fasilitas PT Pos Indonesia.
Adapun syarat untuk dapatkan BLT BBM Rp600 Ribu harus melengkapi persyaratan agar bisa mendapatkan BLT BBM Rp 600 ribu.
1.Warga Negara Indonesia (WNI).
2.Memiliki KTP elektronik.
3.Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari pengusul BPUM berikut lampirannya karena merupakan satu kesatuan.
4.Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD.
Berita Terkait
-
Perintah Presiden Jokowi ke Panglima TNI Usut Tuntas Kasus Mutilasi di Papua: Hukum Harus Berjalan
-
Simak Cara untuk Dapatkan Bantuan Subsidi Upah Pekerja 2022 dari Pemerintah
-
Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Sembako dan Modal Usaha untuk 100 PKH Kota Bandung
-
Jika Banding Ferdy Sambo Diterima Ini yang Harus Dilakukan Kapolri ke Presiden Jokowi
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!