/
Selasa, 06 September 2022 | 12:29 WIB
Video animasi rekonsutruksi pembunuhan Brigadir J yang dirilis Polri. (Foto Istimewa - Tangkapan Layar)

SuaraCianjur.id- Sebuah kalimat dari Ferdy Sambo yang disampaikan kepada Brigadir J sebelum detik-detik penembakan terjadi, terbongkar.

Sebuah kalimat terkahir yang disampaikan Sambo kepada Brigadir J, terungkap dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Ferdy Sambo kepada penyidik.

Dalam BAP tersebut, Ferdy Sambo sempat sempat berdialog dengan Brigadir J sebelum akhirnya sang ajudan dieksekusi. Adapun kalimat tersebut disampaikan oleh Sambo dekat meja makan rumah dinasnya.

Pada saat itu bukan hanya mereka berdua, namun bersama tiga tersangka lainnya yakni Bharada E, Bripka RR dan KM. Sementara Putri Candrawathi berada di dalam kamarnya.

Brigadir J diapnggil oleh Sambo hingga kemudian dirinya datang dan posisinya berada di bawha anak tangga. Pada saat itu, Sambo semat memberikan aba-aba kepada Bharada E untuk menembak Brigadir J lebih dulu.

Sambo sempat bertanya ke Brigadir J, “Kenapa kamu tega berbuat kurang ajar ke ibu?”

Kemudian Brigadir J bingung, tidak mengerti apa yang dimaksud atasannya. “Tega apa komandan?” jawab Joshua.

Sambo menganggap jawab dari ajudannya tersebut dianggap menantang.

“Kemudian saya jawab, ‘kamu kurang ajar sama ibu’,” imbuh Ferdy Sambo dalam BAP.

Baca Juga: Ungkap Ada Kolaborasi Antara DPRD Bogor dengan Seorang Petugas KPK, Sidang Ade Yasin Jadi Heboh

Brigadir J masih tidak paham apa yang dimaksud oleh atasannya tersebut.

“Kurang ajar apa komandan?” tanya balik kepada Sambo.

Kemudian Ferdy Sambo semakin emosi, karena dirasa jawaban anak buahnya tersebut seperti dengan nada menantang dirinya, ketika diucapkan. Sambo langsung memberikan perintah kepada Bharada E menembak Brigadir J.

“Hajar, Chard!,” perintah Ferdy Sambo kepada Bharada E.

Kemudian Brigadir J tertembak. Dan setelah mengetahui Brigadir J terkapar bersimbah darah, Ferdy Sambo pun panik.

“Setelah itu senjata itu saya letakkan di sebelah mayat Brigadir J, saya lupa berapa kali saya tembakan.”

Load More