SuaraCianjur.id- Tebing sepanjang 15 meter dengan tinggi delapan meter ambrol dan menimpa rumah warga yang berada tepat di bawahnya.
Pergeseran tanah dan tebing longsor itu terjadi di Kampung Tagog, RT 03/06, Desa Sukarama Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.
Menurut Sekdes Sukarama Wawan (50), terjadinya longsor tebing tersebut akibat curah hujan yang cukup deras dengan intensitas waktu yang cukup lama.
“Memang akibat curah hujan yang terus-terusan, terutama di kawasan Sukaram,” ujar Wawan.
Akibat longsoran tanah tersebut menyebabkan satu rumah panggung tertimpa tanah, hingga mengalami kerusakan pada bagian dapur. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa.
Sedangkan penghuni rumah tersebut telah dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.
“Warga yang rumahnya rusak sudah warga evakuasi sementara, lalu ada lima rumah lagi yang terindikasi rawan bencana juga, kita coba evakuasi,” ungkapnya.
Sedangkan untuk pergeseran tanah dilaporkan terjadi sejauh 25 meter dengan lebar satu meter.
Peristiwa longsornya tanah tersebut, mengakibatkan terhalangnya akses jalan warga menuju Kampung Ciseto dan sekitarnya.
Baca Juga: Renungan Islam: Catatan Bagi Perilaku dan Seorang Pemimpin Dalam Mengemban Amanah Tugas
Untuk membenahi lokasi dan mengevakuasi tanah longsoran, maka warga setempat berencana melakukan gotong-royong esok hari.
“Maka dengan itu kejadian bencana alam tersebut telah dilaporkan pada Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Forkopimcam Bojongpicung,” terang Wawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo