SuaraCianjur.id, - Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia hadiri Rapat Koordinasi antar Kementerian dan Lembaga, terkait Gakkum KII yang di gelar oleh Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jendral TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P. di Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia.
Rapat yang di gelar oleh KSP ini membahas penegakan hukum di laut khususnya terhadap Kapal Ikan Indonesia (KII) terkait keluhan nelayan Indonesia tentang pemeriksaan berulang terhadap KII oleh aparat penegak hukum.
Kepala KSP mengatakan bahwa ada tumpang tindih penegakan hukum sehingga memerlukan koordinasi dan sinergitas antar K/L yang terkait untuk meminimalisir pemeriksaan berulang tersebut.
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sepanjang 2020 hingga 2022, Bakamla RI tidak pernah menangkap KII.
"Kalau pun ada pemeriksaan yang dilakukan lebih pada memberikan penekanan dan pembinaan terutama aspek kelengkapan administrasi dan keselamatan pelayaran. Seluruh tangkapan Bakamla RI adalah Kapal Ikan Asing (KIA) dari Vietnam dan Malaysia," ujar Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia.
Aan menjelaskan, Presiden telah mengeluarkan PP No.13/2022 tentang penyelenggaraan keamanan, keselamatan dan penegakan hukum di perairan dan yurisdiksi Indonesia.
"Peraturan Presiden ini telah mengatur pedoman Gakkum melalui Jaknas Kamla, sinergi patroli melalui pengaturan patroli nasional dan pelaksanaan patroli bersama, integrasi sistem informasi dan monitoring melalui forum KKPH," kata dia.
"Dengan begitu, Pelaksanaan PP ini diharapkan dapat menjawab permasalahan pemeriksaan berulang yang dirasakan oleh pelaku ekonomi pada waktu yang lalu," imbuhnya.
Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kepala Korpolairud Irjen. Pol. Drs. Indra Miza, M.Si., Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, dan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) DR. Ir. Muhammad Zaini, M.M. (Humas bakamla)
Baca Juga: Ini Kata Mahfud MD Terkait Dugaan Kekerasan di Ponpes Gontor
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Dilema Slow Living di Purworejo: Antara Gaji UMR dan Realitas Ekonomi
-
Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK
-
Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Ini 7 Fakta Lengkapnya
-
Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
4 Varian Parfum Teh Crusita: Dari Es Teh Manis hingga Thai Tea yang Creamy!
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan