/
Selasa, 06 September 2022 | 15:29 WIB
Ilustrasi banjir, Sejarah Banjir Jakarta terparah (Freepik) (Foto Ilustrasi)

SuaraCianjur.id- Hujan yang menguyur wilayah Kabupaten Cianjur, delapan desa di Kecamatan Cibeber terendam banjir.

Akibat kejadian tersebut banyak rumah warga dan sawah rusak terendam air. Beruntung dalam situasi yang terjadi ini tidak ada korban jiwa.

Walaupun tak ada korban jiwa beberapa warga mengaku mengalami gatal-gatal. Mereka segera mendapatkan perawatan medis dari puskesmas desa.

Sekertaris Camat M Dadan Asikin mengatakan, kalau pihak Kecamatan masih melakukan pendataan mengenai berapa jumlah rumah dan sawah yang terendam banjir.

Sedangkan menurut Kepala Desa Cisalak Iwan Holiluruhman, banjir yang menggenangi sawah sudah mulai surut.

“Ketinggian air hampir mencapai setinggi betis orang dewasa, akibat banjir tersebut sekitar 10 hektar sawah yang baru taman rusak. Sejumlah warga yang rumahnya terendam saat ini tengah melalukan pembersihan lumpur,” kata dia.

Dirinya juga mengatakantelah melakukan laporan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, untuk menangani dampak lanjutan dari banjir tersebut.

“Sejumlah petugas BPBD, anggota dari TNI/Polri masih melakukan penanganan dan memantu warga akibat banjir yang terjang delapan desa ini,” ungkapnya,.

Sementara itu, Sekertaris BPBD Kabupaten Cianjur Rubi Wibowo menyampaikan pihaknya masih melakukan persetujuan terkait banjir yang terjadi di Cibeber.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga Champions di Hari Selasa Ini, Ada Dinamo Zagreb vs Chelsea Hingga PSG vs Juventus

“Petugas beserta anggota TNI/Polri, serta sejumlah relawan masih melakukan penanganan akibat dampak banjir setelah hujan deras,” pungkas Rubi.

Load More