SuaraCianjur.id- Rencana Bripka RR untuk mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Brigadir Yoshua Hutabarat sempat mengejutkan publik.
Mendengar rencana ini, pihak dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan mempertimbangkan empat hal kalau memang benar Bripka RR ingin menjadi JC.
Wakil Ketua LPSK Antonius Wibowo, pihaknya terlebih dahulu akan menelaah soal keterangan-keterangan yang bersifat signifikan atau adanya informasi baru yang diberikan oleh Bripka RR.
"Yang pertama LPSK akan menelaah seberapa jauh Bripka RR ini punya informasi atau keterangan 'signifikan' yang dibutuhkan untuk pengungkapan perkara ini. Seperti yang diketahui kasus ini semakin terang benderang dari hari ke hari. Dalam konteks seseorang mengajukan JC akan menelaah apa keterangan signifikan yang dimiliki," ucap Antonius Wibowo, seperti melansir dari tayangan Kompas TV, yang dilihat pada hari Senin (12/9/2022).
Kemudian LPSK akan turut mempertimbangkan, apakah ada ancaman yang diterima oleh seseorang yang akan mengajukan sebagai JC.
Antonius mengatakan, ancaman yang dipertimbangkan tersebut adalah ancaman nyata yang diterima Bripka RR maupun ancaman kepada keluarganya.
"Kedua LPSK juga akan menelaah apakah ada tingkat acanaman erhadap pemohon itu. Nah ancaman di sini adalah ancaman nyata dan juga potensi ancaman baik yang ditujukan ke pemohon itu sendiri atau keluarga. Dalam hal ini yang diterima oleh Bripka RR tetapi bisa juga diterima oleh keluarga ," terang Antonius.
Kemudian Antonius melanjutkan, LPSK juga turut mempertimbangkan hasil dari psikologis dan medis pada Bripka RR.
"Ketiga yang akan ditelaah LPSK adalah hasil assessment medis dan psikologis. Nah LPSK tentu akan melihat sejauh mana pemohon ini sudah stabil emosinya, sejauh mana keterangannya bisa dipercaya dan konsisten,” terangnya.
Baca Juga: Menambah Kesan Manis, Ini 5 Jenis Lesung Pipi yang Dimiliki Seseorang
Kemudian yang menjadi pertimbangakn keempat dari LPSK adalah, soal rekam jejak dari Bripka RR.
Antonius turut menegaskan, selain dari keempat poin pertimbangkan tersebut yang paling penting menurutnya ketika seseorang yang mengajukan JC, pemohon bukanlah sebagai pelaku utama.
"Dan di luar itu semua seperti yang sudah kami sampaikan kalau pemohon (JC) itu bukan sebagai pelaku utama," kata dia.
Sementara itu, pihak dari LPSK telah menyatakan mereka terbuka bagi siapapun untuk untuk mengajukan menjadi JC dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Namun sejauh ini LPSK sendiri belum menerima informasi atau pengajuan dari tersangka Bripka RR.
Sumber: Youtube Kompas TV
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera