SuaraCianjur.id- Tersangka yang menjadi dalang dari pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo mengklaim jika dirinya tidak melakukan penembakan terhadap mantan ajudannya tersebut.
Brigadir J tewas terkapar bersimbah darah setelah dihujam peluru di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Jalan Duren Tiga, Jakarta. Hingga kini pengusutan terhadap kasus ini masih terus bergulir.
Kemudian, muncul kabar terbaru dari salah satu kuasa hukum keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak yang menyebut, kalau Sambo ada kemungkinan turut menembak kepala belakang Brigadir J.
Kendati Sambo menyangkal dirinya turut melakukan penembakan, tapi dalam rekonstruksi tampak adegan menembak oleh Ferdy Sambo.
"Pertama-tama harus kita flashback dulu bahwa Ferdy Sambo bisa menjadi tersangka itu karena ada keterangan Bharada Eliezer (Bharada E) dengan bukti-bukti lain," terang Martin Lukas, mengutip dari Suara.com, Selasa (20/9/2022).
Menurutnya para tersangka lainnya yakni Bripka RR dan KUwat Maruf sama sekali tidak melepaskan tembakan.
Sebelum peristiwa berdarah tersebut terjadi, Sambo meminta Bripka RR untuk menembak namun ditolak, hingga akhirnya Sambo menyuruh Bharada E untuk mengeksekusi Brigadir J dan disanggupi olehnya.
Martin menyebut, menurut kesaksian Bharada E kalau Sambo sempat berteriak dengan kata 'tembak’ yang diulang beberapa kali.
"Ketika Eliezer diminta tembak oleh Ferdy Sambo, itu teriakan itu diulang ulang tembak tembak sehingga Eliezer nembak berkali-kali," kata Martin Lukas.
Menurutnya, orang yang menggerakan hal itu juga harus turut bertangung jawab atas perbuatannya.
"Tentunya orang yang menggerakkan Bharada E itu bertanggung jawab," jelasnya.
Martin melanjutkan dari hasil rekonstruksi, Ferdy Sambo juga disebut melepaskan tembakan pada Brigadir J.
"Dia (Ferdy Sambo) nembak bagian kepala," terang Martin Lukas.
Martin pun mengingatkan dari pernyataan dokter forensik, dua tembakan yang menewaskan Birgadir J adalah tembakan di bagian dada karena membuatnya kehilangan bagian darah. Sementara yang kedua, tembakan di bagian kepala belakang. Tembakan itu diduga dilepaskan Ferdy Sambo.
"Yang menembak kepala belakang adalah Ferdy Sambo, jadi dia adalah penentu kematian Brigadir J," kata dia melanjutkan.
Tag
Berita Terkait
-
Muncul Wanita Mengaku Pegiat Media Sosial Tolak Keras Ferdy Sambo Dihukum Mati, Netizen: Mungkin Dia Tau Semuanya
-
7 Jenderal Bintang Tiga yang Sangat Diperhitungkan, Termasuk 'Menhgajar' Ferdy Sambo Cs hingga Ampun
-
Karir Bintang Jenderal Ferdy Sambo Tamat, Digadang Jadi Pemimpin Masa Depan Kini Dihantui Ancaman Hukuman Mati
-
Didesak IPW Usut Penggunaan Jet Pribadi ke Jambi oleh Brigjen Hendra Kurniawan, Ini Jawaban Polri
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Diskon Home Care Alfamart April 2026: Rinso hingga Downy Turun Harga, Hemat Sampai 40 Persen
-
Rp850 Juta Dihapus, Anggaran Rumah Dinas DPRD Sumsel Rp8,6 Miliar Masih Dipertanyakan
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
7 Tips Menata Meja Kerja Minimalis di Apartemen Sempit agar WFH Lebih Produktif
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Profil Brian Ardianto, Jebolan MasterChef Indonesia 5 yang Meninggal Dunia Hari ini