/
Kamis, 22 September 2022 | 15:16 WIB
Perang Rusia Ukraina masih berlangsung dan tak kunjung usai (Foto Istimewa / Suara.com / Dok.Antara)

SuaraCianjur.id- Belum usai perang Rusia Ukraina setelah memuncak pada invasi besar-besaran di tanggal 24 Februari 2022 lalu, tak menunjukkan adanya tanda-tanda perdamaian antara dua pihak.

Konflik tersebut kini telah berjalan genap setengah tahun, tapi angkatan bersenjata dari kedua negara tersebut masih bertukar serangan.

Baru-baru ini dilaporkan pihak militer Rusia melakukan serangan rudal ke wilayah Ukraina.

Serangan tersebut jatuh dekat pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah Mykolaiv, selatan Ukraina. Hal itu juga disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Senin (19/9) kemarin waktu setempat, seperti mengutip dari media Anadolu.

Begitu nahas, serangan itu menelan korban dan kerugian yang ditimbulkan oleh Perang Rusia Ukraina. Bahkan tentara bersenjata rakyat sipil, terutama di pihak Ukraina turut menerima imbas dari perang tersebut.

Kemudian berapa banyak kerugian serta berapa banyak korban jiwa dalam Perang Rusia Ukraina hingga kini?

Berikut rincian mengutip data korban dan kerugian dari kedua belah pihak yang diperoleh dari laman pemberitaan Reuters.

1.Korban jiwa meninggal dunia: 29.916 jiwa (menurut data Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, 5.916 jiwa di antaranya yakni rakyat sipil)

2.Korban luka nonfatal: 53.616 jiwa.

Baca Juga: Tujuan dan Fokus Utama Luis Milla Tanamkan Konsep Ini untuk Semua Pemain Persib

3.Kehilangan tempat tinggal: sekitar 14 juta jiwa

4.Kerusakan bangunan: sekitar 14.000 unit bangunan

5.Kerugian properti: sekitar USD 350 miliar

Tak jauh dari angka dalam laporan Reuters, pihak pemerintah Ukraina juga melaporkan jumlah korban dari negaranya tercatat ada 5.767 orang tewas dan 8.292 terluka.

Sementara dari pihak Rusia melaporkan korban jiwa sejumlah 1.351 jiwa dengan keseluruhan adalah tentara.

Selain itu, pihak Rusia sampai sekarang masih rajin unjuk kekuatan dan tak kunjung menunjukkan niatan berdamai dengan Ukraina.

Load More