SuaraCianjur.id- Kasus yang menimpa Riri Aprilia kartin (27) di Kota Pekanbaru, Riau, mengaku menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum polwan dan ibunya, kini ada kabar terbaru.
Adapaun oknum polwan dengan inisial IDR dan ibunya berinisial YUL sudah ditetapkan menjadi tersangka. Oknum polwan tersebut diketahui sebagai pacar dari Riri.
Riri menceritakan awal dari penganiayaan tersebut melalui akun Instagram miliknya @ririapriliaaaaa hingga kemudian viral.
Setelah mengalami trauma karena mendapatkan penganiayaan itu, Riri kemudian melapor ke Polda Riau, dengan nomor laporannya LP/B/448/IX/2022/SPKT/RIAU, tanggal 22 September 2022 kemarin.
Setelah beberapa hari korban melapor, kemudian Ditreskrimum Polda Riau sudah menetapkan IDR dan YUL sebagai tersangka penganiayaan.
Oknum dair polwan dan ibunya itu terbukti menganiaya Riri hingga babak belur. Penganiayaan tersebut dipicu, karena korban menjalin hubungan dengan adik dari IDR.
"Penyidik sudah melakukan serangkaian penyidikan yang diawali pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk korban dan IR. Gelar perkara sudah dilakukan, IR dan ibunya kini berstatus tersangka,” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, seperti mengutip dari Antara, Senin (26/9/2022).
Tak hanya dijerat dengan pidana, IDR juga telah melakukan pelanggaran kode etik kepolisian.
"Tersangka IDR telah ditahan dan ditempatkan di sel tahanan khusus oleh Propam Polda Riau," kata dia.
Sementara itu, kepolisian tidak melakukan terhadap ibu dari polwan tersebut yang bernama YUL, karena dinilai kooperatif dan harus merawat cucunya atau anak dari IDR.
"Tersangka YUL dinilai kooperatif selama menjalani proses hukum, tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan merusak barang bukti," jelasnya.
"Serta alasan kemanusian, di mana ia harus merawat cucunya, yakni anak dari tersangka IDR," lanjutnya.
Riri mengunggah sebuah postingan video dalam akun Instagramnyayang mengaku jika dirinya telah dianiaya hingga trauma. Foto luka lebam di lengan kirinya akibat dugaan dianiaya itu turut diposting olehnya.
"Saya dijambak, ditampar, diseret, dicubit, dipukul sejadi-jadinya dan saya dikurung di kamar dan dimatikan lampu," jelas Riri dalam unggahannya.
Riri juga turut menyebut, kalau penganiayaan tersebut dipicu lantaran dilarang untuk berhubungan dengan adik dari polwan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Geger Kapolda Riau Bilang Negara Boleh Tak Ada Tentara tapi Polisi Harus Ada, Ini Faktanya
-
Viral Polwan Cantik Polresta Bandung, Briptu Widya Terkejut Tilang Pelanggar Malah Diajak Makan Ayam Hidup!
-
Puan Maharani Minta Evaluasi Sistem Belajar di Ponpes Agar Tak Terulang Kasus Kekerasan
-
Ini Kata Mahfud MD Terkait Dugaan Kekerasan di Ponpes Gontor
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya
-
Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026
-
Berapa Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya
-
7 Rekomendasi Lanyard ID Card Stylish, Anti Putus Cocok buat Semua Outfit
-
Tas Jims Honey Buatan Negara Mana? Ini 5 Pilihan Best Seller Kualitas Internasional
-
Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair
-
Lenovo Resmikan Store Pertama di Bogor, Hadirkan Laptop AI, Gaming Legion hingga Copilot+ PC
-
Little Aresha: Saat Bisnis Penitipan Anak Berubah Jadi Neraka Bagi Balita
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera