SuaraCianjur.di – Mempunyai keturunan setelah menikah sangat diidam-idamkan oleh setiap pasangan, karena kehadiran buat hati menjadi suatu hal yang selalu diidamkan.
Peluang wanita untuk hamil setelah berhubungan seks tanpa menggunakan alat kontrasepsi adalah sekitar 15 sampai 25 persen setiap bulannya.
Peluang kehamilan akan semakin besar jika wanita sedang dalam masa suburnya. Masa dimana ketika ovarium melepaskan sel telur ke dalam rahim.
Tidak sedikit pasangan setelah menikah belum dikaruniai seorang anak, bahkan sudah menikah dalam jangka waktu yang lama.
Sulitnya hamil pada wanita bisa terjadi karena berbagai hal, seperti gaya hidup tidak sehat, kelainan pada bentuk rahim, hingga infeksi rahim akibat aborsi atau keguguran.
Akan tetapi, kemungkinan sulit hamil tidak hanya terjadi dikarenakan wanita, kondisi sulit hamil juga bisa disebabkan oleh ketidaksuburan pria.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapat memiliki anak, dari pasangan yang sulit hamil, diantaranya dengan jalani pola hidup sehat, konsumsi obat tertentu, hingga lakukan bayi tabung.
Perlu diketahui bayi tabung adalah sebuah istilah untuk bayi yang dihasilkan dari proses pembuahan sel telur oleh sel sperma di laboratorium.
Dalam kanal Youtubenya dr. Zaidul Akbar memberikan sebuah tips agar cepat hamil.
Baca Juga: Ketahuan Selingkuh, Lesti Kejora Tidak Akan Maafkan Rizky Billar!
Dijelaskan dr. Zaidul Akbar, dari pada melakukan bayi tabung, lebih baik meminta langsung kepada Allah dan bersedekah dengan meminta doa untuk kemudahan mempunyai keturunan.
“Mulai mengikhlaskan diri, perbanyak sedekah, membantu seseorang, Allah akan kasih kemudahan untuk hamil,” kata dr. Zaidul Akbar.
Disisi lain dr. Zaidul Akbar juga tidak melarang jika ada yang ingin melakukan bayi tabung demi mendapatkan anak.
“Silahkan lakukan itu tapi coba urusan akhirat juga harus nekat,” tegas dr. Zaidul Akbar
“Berani ke dokter kesekian kali hingga melakukan segala macam, tapi amalan baiknya masih bolong-bolong gimana Allah mau ngasih, kata dia.
Kontributor: M. Syaoqi Anan
Berita Terkait
-
Tips Kesehatan dr.Zaidul Akbar Jangan Pelihara Sifat Pelit dan Kikir Karena Bisa Jadi Kanker Dalam Tubuh, Kok Bisa Yah?
-
Tips Kesehatan dr.Zaidul Akbar, Kalau Tanda Ini Muncul di Wajah Bisa Jadi Ada Masalah dengan Ginjal Kalian
-
Curhat Ingin Segera Lakukan Program Hamil Ketika Suami Masih Suka Bermain Judi Slot, Warganet Beri Saran Begini
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati