/
Jum'at, 30 September 2022 | 00:01 WIB
Resep dan obat herbal tips kesehatan dr. Zaidul Akbar (Foto Istimewa)

SuaraCianjur.di – Mempunyai keturunan setelah menikah sangat diidam-idamkan oleh setiap pasangan, karena kehadiran buat hati menjadi suatu hal yang selalu diidamkan.

Peluang wanita untuk hamil setelah berhubungan seks tanpa menggunakan alat kontrasepsi adalah sekitar 15 sampai 25 persen setiap bulannya.

Peluang kehamilan akan semakin besar jika wanita sedang dalam masa suburnya. Masa dimana ketika ovarium melepaskan sel telur ke dalam rahim.

Tidak sedikit pasangan setelah menikah belum dikaruniai seorang anak, bahkan sudah menikah dalam jangka waktu yang lama.

Sulitnya hamil pada wanita bisa terjadi karena berbagai hal, seperti gaya hidup tidak sehat, kelainan pada bentuk rahim, hingga infeksi rahim akibat aborsi atau keguguran.

Akan tetapi, kemungkinan sulit hamil tidak hanya terjadi dikarenakan wanita, kondisi sulit hamil juga bisa disebabkan oleh ketidaksuburan pria.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapat memiliki anak, dari pasangan yang sulit hamil, diantaranya dengan jalani pola hidup sehat, konsumsi obat tertentu, hingga lakukan bayi tabung.

Perlu diketahui bayi tabung adalah sebuah istilah untuk bayi yang dihasilkan dari proses pembuahan sel telur oleh sel sperma di laboratorium.

Dalam kanal Youtubenya dr. Zaidul Akbar memberikan sebuah tips agar cepat hamil.

Baca Juga: Ketahuan Selingkuh, Lesti Kejora Tidak Akan Maafkan Rizky Billar!

Dijelaskan dr. Zaidul Akbar, dari pada melakukan bayi tabung, lebih baik meminta langsung kepada Allah dan bersedekah dengan meminta doa untuk kemudahan mempunyai keturunan.

“Mulai mengikhlaskan diri, perbanyak sedekah, membantu seseorang, Allah akan kasih kemudahan untuk hamil,” kata dr. Zaidul Akbar.

Disisi lain dr. Zaidul Akbar juga tidak melarang jika ada yang ingin melakukan bayi tabung demi mendapatkan anak.

“Silahkan lakukan itu tapi coba urusan akhirat juga harus nekat,” tegas dr. Zaidul Akbar

“Berani ke dokter kesekian kali hingga melakukan segala macam, tapi amalan baiknya masih bolong-bolong gimana Allah mau ngasih, kata dia.

Kontributor: M. Syaoqi Anan

Load More