SuaraCianjur.id- Presiden Joko Widodo telah menegur Ketua Umum PSSI untuk menghentikan liga sampai evaluasi penyelenggaraan selesai.
Hal tersebut dibuat berdasarkan kericuhan suporter Arema FC dengan aparat keamanan pertandingan.
Aremania (sebutan untuk suporter Arema FC) merasa tidak puas dengan hasil yang diraih tim kesayangannya meluapkan emosi dengan masuk kedalam lapangan setelah pertandingan usai.
Situasi semakin tidak kondusif ketika pihak aparat keamanan menembakan gas air mata ke arah suporter, baik yang berada dilapangan maupun mereka yang berada di tribun.
Kepanikan terjadi ketika suporter kesulitan untuk keluar dari Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, disebabkan oleh asap gas air mata yang menghalangi pandangan.
Selain itu, suporter yang berada di tribun sulit untuk keluar karena macet di lorong menuju keluar stadion.
Atas kejadian itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa korban tewas terkonfirmasi sebanyak 129 orang.
Berita ini pun sudah diketahui FIFA. Banyak netizen pun yang mengira-ngira sanksi apa saja yang akan diterima oleh Indonesia dari FIFA.
Mengutip pelanggaran kode keamanan FIFA Pasal 19 b yang mengatakan “Senjata atau gas pengendali massa tidak boleh dibawa atau digunakan,”
Baca Juga: Update! Korban Meninggal Tragedi Stadion Kanjuruhan Tembus 170 Orang Lebih
Apabila kita lihat kejadian pada Sabtu, (1/10/2022) nampak aparat keamanan menggunakan senjata tumpul (pentungan) dan gas air mata untuk menghalau masa yang turun kelapangan.
Berikut sanksi FIFA yang bisa saja diberikan kepada Indonesia.
1. Indonesia Batal menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Seperti yang kita ketahui jika Indonesia saat ini dipercaya untuk menjadi tuan rumah pada gelaran kompetisi Piala Dunia U-20.
Sanksi dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah bukanlah perkara yang mustahil bagi FIFA, dengan alasan keamanan Indonesia bisa saja digantikan.
2. Timnas Indonesia tidak Bisa Ikuti Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20
Berita Terkait
-
Update! Korban Meninggal Tragedi Stadion Kanjuruhan Tembus 170 Orang Lebih
-
FIFA Minta Laporan Tragedi Maut di Stadion Kanjuruhan, Langkah PSSI Biar Tak Kena Sanksi
-
Presenter Bola Valentino Jebreeet Prihatin Tragedi Maut Stadion Kanjuruhan, Jangan Cari Kambing Hitam Dulu
-
FIFA Larang Gas Air Mata, YLBHI Duga Ada Potensi Pelanggaran HAM dan Kecam Tindakan Aparat di Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026
-
Gratis Itu Relatif, Setidaknya Itu yang Saya Pelajari dari Sekolah Negeri
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 26 April 2026, Hoki Besar Menanti!
-
Tembus Miliaran Rupiah! Bedah Detail Koleksi Berlian Syifa Hadju di Momen Siraman hingga Sungkeman
-
UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah
-
Ditinggal Jemput Istri ke Medan, Rumah Karyawan BUMN di Simalungun Dibobol Maling
-
Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI
-
Promo JSM Alfamart 26 April 2026, Banjir Diskon Susu Anak dan Kebutuhan Dapur
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade