SuaraCianjur.id- Pasca insiden maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan hingga membuat ratusan nyawa melayang, membuat duka kelam di dunia sepak bola Indonesia.
Berbagai pihak menyoroti hal ini. Bahkan Valentino Jebreeet turut mengungkapkan rasa sedihnya soal tragedi maut yang terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya.
Valentino turut sedih dengan apa yang terjadi saat ini. Insiden ini sangat memprihatinkan sekaligus memilukan.
"Ini situasi yang memprihatinkan, memilukan, menyedihkan untuk kita semua sebagai pecinta sepakbola dan manusia tentunya. Ratusan jiwa meninggal dunia dalam sebuah pertandingan sepakbola," jelas Valentino Jebreet seperti mengutip dari akun Instagramnya, Minggu (2/10/2022).
Dirinya sebagai presenter yang aktif dalam sepakbola, mengajak masyarakat untuk fokus terlebih dahulu terhadap penanganan para korban meninggal dunia dan luka-luka. Jangan dulu mencari kambing hitam dalam tragedy maut yang terjadi sekarang.
"Gue pikir dengan pemberitaan yang begitu banyak, marikah kita fokus terlebih dahulu kepada penanganan korban, pendataan korban dan pemulihan korban yang masih dirawat. Gue pikir itu akan jauh lebih bijak dari pada kemudian kita mulai mengurai dan menganalisa dan mencari solusi siapa yang salah," kata dia.
Aremania yang tak menerima tim keseyangannya menelan kekalahan di kandangnya sendiri, menyeruak masuk ke area lapangan usai pertandingan.
Petugas keamanan yang mencoba menghalau mereka turut melepaskan gas air mata akibat para suporter yang mengamuk.
Tag
Berita Terkait
-
Komnas HAM Terjunkan Team Pantau Peristiwa Arema FC Versus Persebaya
-
FIFA Larang Gas Air Mata, YLBHI Duga Ada Potensi Pelanggaran HAM dan Kecam Tindakan Aparat di Tragedi Kanjuruhan
-
Suasana Duka Pasca Tragedi Cekam Stadion Kanjuruhan, Tangis Anak Pecah saat Jenazah Pasutri Dimakamkan
-
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Haruskah Petugas Lemparkan Gas Air Mata? Simak Poin Aturan FIFA Ini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dari OOTD Pagi sampai Midnight Vibes, Galaxy A37 5G Bikin Konten Tetap Estetik Seharian
-
Film Anime Mononoke 3 Rilis Trailer Baru, Siap Tayang Mei 2026 di Jepang
-
Tren Pet Parenting Meningkat, PAW Expo 2026 Jadi Destinasi Wajib Pecinta Anabul
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
Terpopuler: HP Snapdragon Paling Murah hingga Google Luncurkan Search Live
-
Luka dari Meurawoe: Membaca Aceh Pasca-DOM dalam Bayang Suram Pelangi
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
4 Toner Black Rice, Rahasia Kulit Cerah dan Lembap tanpa Terasa Lengket!
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi