/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:03 WIB
Kericuhan antara Suporter Arema FC dengan aparat keamanan pertandingan (foto istimewa)

SuaraCianjur.id- Presiden Joko Widodo telah menegur Ketua Umum PSSI untuk menghentikan liga sampai evaluasi penyelenggaraan selesai.

Hal tersebut dibuat berdasarkan kericuhan suporter Arema FC dengan aparat keamanan pertandingan.

Aremania (sebutan untuk suporter Arema FC) merasa tidak puas dengan hasil yang diraih tim kesayangannya meluapkan emosi dengan masuk kedalam lapangan setelah pertandingan usai.

Situasi semakin tidak kondusif ketika pihak aparat keamanan menembakan gas air mata ke arah suporter, baik yang berada dilapangan maupun mereka yang berada di tribun.

Kepanikan terjadi ketika suporter kesulitan untuk keluar dari Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, disebabkan oleh asap gas air mata yang menghalangi pandangan.

Selain itu, suporter yang berada di tribun sulit untuk keluar karena macet di lorong menuju keluar stadion.

Atas kejadian itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa korban tewas terkonfirmasi sebanyak 129 orang.

Berita ini pun sudah diketahui FIFA. Banyak netizen pun yang mengira-ngira sanksi apa saja yang akan diterima oleh Indonesia dari FIFA.

Mengutip pelanggaran kode keamanan FIFA Pasal 19 b yang mengatakan “Senjata atau gas pengendali massa tidak boleh dibawa atau digunakan,” 

Baca Juga: Update! Korban Meninggal Tragedi Stadion Kanjuruhan Tembus 170 Orang Lebih

Apabila kita lihat kejadian pada Sabtu, (1/10/2022) nampak aparat keamanan menggunakan senjata tumpul (pentungan) dan gas air mata untuk menghalau masa yang turun kelapangan.

Berikut sanksi FIFA yang bisa saja diberikan kepada Indonesia.

1.       Indonesia Batal menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Seperti yang kita ketahui jika Indonesia saat ini dipercaya untuk menjadi tuan rumah pada gelaran kompetisi Piala Dunia U-20.

Sanksi dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah bukanlah perkara yang mustahil bagi FIFA, dengan alasan keamanan Indonesia bisa saja digantikan.

2.       Timnas Indonesia tidak Bisa Ikuti Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20

Load More