SuaraCianjur.id- Insiden maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan menjadi pukulan telak untuk dunia sepakbola Indonesia untuk berkaca dan berbenah diri agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Imbas dari kejadian tersebut membuat sejumlah pertandingan Liga 1 harus ditunda sementara waktu. Termasuk pertandingan Persib vs Persija yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Rencananya gelaran pertandingan akan dilaksanakan pada hari Minggu (2/10/2022) pukul 15.30 WIB. Namun kemudian batal usai tragedi maut terjadi di Malang.
Ribuan personel Polisi sudah siap siaga untuk mengamankan pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta. Kemudian kejadian tak terduga pun muncul berupa kabar yang menyebut, jadwal pertandingan harus ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Alhasil pihak aparat kemanan pun langsung mengheningkan cipta, terkait tragedi yang tak pernah disangka-sangka itu. Mereka mengheningkan cipta saat mengikuti apel persiapan pengamanan.
"Mari kita sejenak mengheningkan cipta karena jumlah yang meninggal dunia ada 127 (jumlah awal, kini update 174 orang). Termasuk anggota Polri dan korban kemungkinan bertambah," terang Kepala Biro Operasi Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Stephen Napiun di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (2/10/2022).
Tragedi maut menjadi luka mendalam bagi seluruh insan persepakbolaan khususnya di Indonesia.
Bahkan dengan adanya tragedy tersebut membuat Presiden Jokowi meminta evaluasi secara total terhadap semua pertandingan sepakbola yang ada di Indonesia. Termasuk dari segi prosedur keamanan.
Pihak Polda Jawa Barat pun turut ambil pelajaran atas musibah yang terjadi tersebut.
Baca Juga: 5 Sanksi FIFA Menanti, Imbas Tragedi Kanjuruhan
"Tragedi tersebut akan menjadi evaluasi bagi kami, dan kami harap kerja sama yang baik akan menciptakan pengamanan yang baik," jelasnya.
Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo turut meminta kepada para Bobotoh yang sudah mengetahui laga ditunda untuk kembali ke rumahnya masing-mamsing.
Para personel kepolisian akan tetap bersiaga di GBLA, untuk menyampaikan informasi penundaan laga jika ada Bobotoh yang datang.
"Kalau situasi sudah kondusif dan aman baru anggota polisi meninggalkan tempat ini," jelas Ibrahim Tompo.
Mengingat pentingnya kemanan dan agar hal serupa tidak terjadi lagi, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Tjahjono, memberikan pesan keoada semua pendukung Persib untuk bekerjsama menjaga kondusifitas dan keamanan.
Persib Bandung sangat berempati atas tragedi yang merenggut ratusan nyawa itu. Sehingga ia pun menyatakan mendukung laga Persib dan Persija Jakarta untuk ditunda sebagai tanda belasungkawa.
"Ini sebagai empati atas musibah yang terjadi di Malang, untuk tiket dari 26 ribu tiket yang sudah terjual, penonton yang sudah beli itu tidak perlu khawatir karena memang semua data itu tercatat ada di kita," jelas Teddy.
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda