SuaraCianjur.id- Hingga saat ini warganet masih menunggu-nunggu bagaimana kondisi terkini dari Lesti Kejora.
Penyanyi berusia 23 tahun itu dikabarkan telah pulang kerumah orang tuanya. Akan tetapi fans masih menunggu kabar terkait pita suara yang sang idola.
Diketahui jika Lesti Kejora mendapatkan sejumlah tindak kekerasan fisik oleh suaminya sendiri seperti didorong, dicekik, bahkan hingga dibanting ke lantai secara berulang.
Selain meninggalkan luka lebam di bagian tangan, punggung dan dada, leher Lesti Kejora juga terdapat lebam bekas cekikan yang mengakibatkan kerongkongannya bergeser.
Setelah melaporkan KDRT yang dilakukan sang suami ke Polres Metro Jakarta Selatan, Lesti Kejora mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bunda Menteng, Jakarta Selatan akibat cedera yang dialaminya.
Cedera yang dialami Lesti kejora akibat KDRT ini, mendapatkan tanggapan dari seolah dokter ahli bedah, Dokter Gia Pratama.
Meski bukan dokter yang menangani Lesti Kejora, Dokter Gia menyampaikan bahwa akibat dari pencekikan yang cukup intens akan terjadi hal fatal pada korban, salah satunya kerusakan pita suara.
Mengutip kanal YouTube Lesti Fatih Update pada Selasa (4/10/2024) berikut hal yang disampaikan Dokter Gia Pratama:
“yang signifikan adalah kalau terjadi penekanan pada bagian depan leher maka terkena dampak pertama, yaitu saluran yang depan itu , yaitu trakea saluran yang menuju ke paru-paru," Kata Dokter Gia Pratama.
Baca Juga: Pita Suara Lesti Kejora Terancam Rusak Akibat KDRT dari Rizky Billar, Bila...
Dokter Gia juga menyampaikan jika pada saluran trakea tersebut terdapat struktur yang penting, khususnya untuk seorang penyanyi.
"Masalahnya di saluran itu terdapat stuktur yang penting juga. Apalagi buat penyanyi seperti Lesti, yaitu pita suara. Didalam kotak suara itu ada pita suara dan bila tertekan juga bisa rusak," Lanjut Dokter Gia.
Lebih lanjut Dokter Gia menyampaikan jika dengan adanya pergeseran akibat adanya tekanan yang intens dipastikan gangguan untuk pita suara ada.
"Makannya, apabila bisa sampai terjadi pergeseran. Lumayan, berarti penekanan pada saat terjadi pencekikan atau apa dugaannya itu ya cukup intens gitu,” jelas Dokter Gia Pratama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan