SuaraCianjur.id- Tidak ada rekaya dalam kasus dugaan KDRT yang dilakukan oleh Rizky Billar terhadap Lesti Kejora. Polisi telah emmastikan itu.
Bahkan peluang untuk menjadikan Rizky Billar sebagai tersangka terbuka, ketika nanti penyidik melakukan pemeriksaan terhadadapnya.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, berdasarkan dari hasil virsum Lesti Kejora, ditemukan ada beberapa luka yang diduga akibat tindakan kekerasan yang dilakukan suaminya.
"Hasil visum ini sudah telak tidak ada rekayasa," terang Zulpan saat dihubungi, Rabu (5/10/2022) malam seperti dikutip dari Suara.com.
Menurut Zulpan, pihak penyidik kemungkinan bisa saja langsung untuk menetapkan Billar sebagai tersangkaa KDRT. Terlebih pihaknya telah mengantongi beberapa barang bukti.
"KDRT ini kan cukup pembuktiannya melalui visum, saksi, alat bukti lain. Nah itu memenuhi unsur tuh pasal 184 KUHAP, kalau ditetapkan sebagai tersangka sudah masuk sebenarnya," terang Zulpan.
Zulpan melanjutkan, kalau penyidik bisa saja langsung melakukan penahanan kepada Rizky Billar, jika telah berstatus tersangka.
Ancaman yang membayangi Rizky Billar dalam kasus KDRT ini disebutka lima tahun penjara.
"Karena kan ancaman hukumannya lima tahun dia. Dikhawatirkan misalnya, menghilangkan barang bukti kemudian mengulangi perbuatannya," terang Zulpan.
Baca Juga: 5 Cara untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Zulpan juga menjelaskan sebelumnya, kalau sudah berulang kali mendapatkan kekerasan dari perlakuan suaminya itu. Kemudian pada tanggal 28 September 2022 adalah merupakan puncaknya.
Polres Metro Jakarta Selatan sudah merencanakan untuk memanggil dan memeriksa Rizky Billar. Jadwalnya pada hari Kamis (6/10/2022).
Termasuk pihak kepolisian sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap dirinya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Influencer Ini Akan Dijemput Paksa Polisi Kasus Whip Pink
-
Geger Teror Pocong di Lampung Timur: Ternyata Rekayasa AI Buatan 7 Bocah Ingusan
-
Bilal Indrajaya Bawakan Konsep "Tribute to The Beatles", Nyanyikan Lagu Kesukaan Sang Anak
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Pengguna Whip Pink Alami Lumpuh Temporer
-
Belanja Online Kian Mudah, Sampah Bubble Wrap Makin Banyak: Kita Harus Apa?
-
Master Z: Ip Man Legacy: Kebangkitan Sang Pecundang, Malam Ini di Trans TV