SuaraCianjur.id- Aksi aparat yang diduga menghapus video yang disebut menjadi bukti dalam Tragedi Kanjuruhan Malang, dikritik Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Bukti video itu milik saksi berinisial K, kemudian dikabarkan jika video tersebut dihapus aparat kepolisian.
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu, menyebut apa yang dilakukan oleh anggota Polisi menghapus video milik suporter Aremania itu dinilai sangat berlebihan.
"LPSK menilai penghapusan video itu berlebihan," kata Edwin Partogi Pasaribu, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/10/2022) mengutip dari Suara.com.
Dirinya mengatakan hal itu, usai adanya pemberitaan dari seorang saksi yang diperiksa Polisi. Pemeriksaan tersebut terjadi karena saksi mengunggah video yang memerlihatkan massa yang panik ketika ada di dalam Stadion Kanjuruhan Malang.
Saksi berinisial K itu dijemput oelh Polisi di tempat tinggalnya pada hari Senin (3/10) kemarin. Saksi berinisial K itu mengunggah video tersebut pad hari Minggu (2/10) sehari setelah tragedi maut terjadi.
Kemudian saksi K diperiksa oelh Polisi dari pukul 16.00 WIB sampai 18.00 WIB.
Beruntung saksi ini dipulangkan, namun begitu video tersebut dihapus dari ponselnya oleh Polisi.
"HP miliknya dipinjam videonya di transmisi dan video yang di HP dihapus oleh pihak Polisi," terang Edwin.
Baca Juga: Kata Mahfud MD Soal The Washington Post Lakukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan Malang
LPSK secara tegas mengingatkan kepada institusi kepolisian, supaya memperhatikan soal hak asasi manusia (HAM).
"LPSK menilai menghapus dan menonaktifkan TikTok K berlebihan," terang Edwin.
Tidak seharusnya Polisi menggunakan cara-cara seperti itu, ketika memeriksa saksi. Justru aparat kepolisian harus memperhatikan nilai-nilai HAM dan hukum acara pidana. Karena pada dasarnya perlakuan hukum kepada semua orang sama.
Edwin sebagai perwakilan dari LPSK menyatakan, bahwa tindakan tersebut tidaklah profesional.
"LPSK melihat ini tidak profesional atau kurang profesional," kata Edwin.
Tak hanya itu, Edwin menanggapi soal kabar dari saksi K yang dijemput anggota intel kepolisian di area stasiun, ketika dirinya hendak datang ke Narasi untuk di wawancara.
Tag
Berita Terkait
-
Periksa Tiga Saksi, Polri Bongkar Alasan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Belum Ditahan
-
Polisi akan Bersikap Tegas Kepada Rizky Billar Seandainya Hal Ini Tidak Dipenuhi
-
Kata Mahfud MD Soal The Washington Post Lakukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan Malang
-
Lesti Kejora Beri Keterangan Lagi Soal Dugaan KDRT di Polres Jaksel, Ini Kata Polisi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
7 Pilihan Mobil Listrik 3 Baris Terbaik untuk Keluarga, Kabin Lega dan Nyaman
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari