SuaraCianjur.id – Sebagai langkah untuk menuntaskan masalah agraria dengan mafia tanah, ratusan petani melakukan unjuk rasa di Pendopo Kabupaten Cianjur.
Unjuk rasa tersebut bertujuan untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Cianjur agar segera menuntaskan konflik tersebut.
Tuntutan tersebut berdasarkan Reforma Agraria sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2018.
Peraturan tersebut berisi tentang penataan struktur penguasaan, kepemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih adil, melalui penataan aset dan disertai dengan Penataan akses untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
Koordinator lapangan P2T2 Kabupaten Cianjur D. Soedrajat menyampaikan, pihak Pemkab Cianjur akan berusaha memfasilitasi keinginan petani Cianjur. Hal itu berdasarkan aspirasi yang telah mereka sampaikan.
“Pihak kami dan para petani telah selesai melakukan audiensi, bersyukurnya semua itu berjalan lancar,” ungkap Soedrajat, Senin (10/10/2022).
“Bupati Cianjur sangat terbuka terhadap seluruh aspirasi yang petani sampaikan terkait konflik agraria dengan mafia tanah, serta permasalahan lahan lainnya. Kami akan berupaya untuk menuntaskan permasalahan tersebut,” tambahnya.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur akan berupaya memfasilitasi keinginan para petani, dengan memerintahkan secara langsung pemangku kebijakan yang ada di Cianjur.
Baca Juga: Farhat Abbas Ikut Komentar Sebut Lesti Kejora Juga Harus Diboikot di Acara TV, Sambil Bilang Gini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Bocoran Konser KOMA: Mahalini Siapkan 6 Kostum Megah dan Kejutan Spesial di Hari Valentine
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
Polytron Hadirkan Subsidi Hingga Rp7 Juta dan Charger Portable di IIMS 2026
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Mobil Jetour T2 Buatan Mana? Habis Dilalap Api usai Senggolan dengan BMW di Tol Jagorawi
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Keluarga yang Tak Dirindukan: Potret Pahit Generasi Sandwich di Netflix
-
Apakah HP Kemasukan Air Bisa Diperbaiki? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Tangguh Tahan Air