SuaraCianjur.id- Sebagian besar wanita atau istri yang banyak yang was-was kalau organ intimnya atau Miss V tidak rapat lagi, ketika melahirkan secara normal.
Banyak yang menganggap saat melahirkan normal, organ kewanitaan yang dilewati kepala bayi sehingga otot-ototnya membuat kendur.
Inilah yang ditakutkan oleh para istri yang sudah melahirkan, sehingga tak sediit wanita memilih operasi sesar supaya alat vitalnya tetap bisa rapat dan tetap menjepit.
Tapi benarkah kalau cara melahirkan secara sesar akan membuat organ kewanitaan tetap rapat?
Menurut pakar Seksolog Indonesia dr.Boyke Dian Nugraha atau yang akrab disapa dr.Boyke, mengatakan kalau kedalaman organ kewanitaan sekitar 8,5 cm. Sifatnya sangat elastis, bisa meregang ketika dilewati kepala. Termasuk otot-ototnya akan kembali normal dalam waktu 40 hari usai melahirkan.
Namun begitu, dikatakan oleh dr. Boyke, banyak suami yang merasa tidak puas saat berhubungan seks dengan istrinya setelah 40 hari melahirkan. Suami merasa kalau punya istrinya sudah tak rapat lagi.
"Ini selalu dikeluhkan pasangan suami istri. Suaminya bilang milik istrinya sudah longgar kayak jalan tol. Setelah saya periksa, ternyata benar sudah longgar organ kewanitaannya," terang dr.Boyke seperti dikutip dalam kanal Youtube pribadinya, Kamis (13/10/2022).
Menurut dr.Boyke para wanita karena takut suaminya komplain, akhirnya memilih melahirkan secara operasi sesar. Tapi ternyata anggapan tersebut salah kata dr.Boyke.
“Banyak pasien yang bilang maunya sesar saja. Itu enggak benar juga, operasi sesar ada kelemahannya," kata dia.
Baca Juga: Kuasa Hukum Ambil Langkah Ini Usai Rizky Billar Jadi Tersangka, Ungkap Kondisi Kelelahan
Menurut dr.Boyke beberapa kelemahan dari operasi sesar adalah jumlah anak harus terbatas termasuk dalam kondisi pemulihan pun memakan waktu.
Adapun faktor yang membuat meregangnya otot vagina karena seiring bertambahnya usia. Jadi mau melahirkan secara normal atau sesar juga tetap saja kelonggaran bisa terjadi.
"Jadi percuma juga kalau tetap sesar bila organ kewanitaan sudah longgar, karena suami akan merasa kurang menjepit," terangnya.
Maka dari dr.Boyke menyarankan kepada para istri baiknya untuk melahirkan normal dengan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh bidan.
Untuk tetap organ intim wanita tetap rapat dan menjepit, maka lakukanlah senam kegel. Dengan kegiatan senam kegel maka organ kewanitaan yang dianggap sudah longgar, bisa mengembalikan otot-otot mendekati ke kondisi normal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen