SuaraCianjur.id- Dalam persidangan lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadri J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat, menghadirkan para saksi untuk diminta keterangan terhadap terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menjadi saksi dalam sidang kali ini. Dirinya menceritakan ternyata Brigadir J sempat menghubungi kekasihnya Vera Simanjuntak.
Brigadir J bilang ke pacaranya untuk mengakhiri hubungan pacarannya. Itu terjadi karena dirinya tengah merasa mendapatkan ancaman pembunuhan. Sehingga Brigadir J merasa, dirinya tidak dapat menikahi kekasihnya itu.
Percakapan itu terjadi sekitar tanggala 19 dan 21 Juni 2022 lalu. Kamaruddin memberikan keterangan tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).
"Almarhum memberi tahu kekasihnya Vera, kalau dia akan dibunuh. Lalu dia minta maaf kalau ada kesalahan selama ini, kemudian dia meminta supaya membuka hati ke pria lain, karena tidak mungkin lagi menikahinya, karena dia sudah diancam," beber Kamaruddin dalam sidang.
Kamaruddin juga mengatakan kalau Vera sempat menanyakan soal permasalahn apa yang terjadi, sehingga Brigadir J mendapatkan ancaman pembunuhan. Ketika itu, Brigadir J bercerita soal masalah seputar skuad, yang menjadi ajudan dari Ferdy Sambo, ketika dirinya masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
"Almarhum dituduh oleh skuad-skuad lama membuat ibu sakit yang dimaksud ibu PC. Kemudian Vera bertanya 'yang kau pukul dia itu?' 'Tidak ada yang saya pukul mana berani saya pukul' tapi dia dituduh para skuad-skuad menyebabkan ibu sakit," jelas Kamaruddin keada Hakim sidang.
Tudingan terhadap Brigadir J yang membuat Putri Candrawathi sakit adalah tidak logis. Karena istri dari Ferdy Sambo itu amat menyayangi Brigadir J termasuk adiknya.
"Informasi tentang ibu sakit gara-gara dia (brigadier J) seperti tidak logis, dengan pada tanggal 1 Ibu PC masih membagi-bagi hadiah kepada adik dari almarhum, yaitu Rp5 juta, dompet merek Pedro dan Tas. Bahkan dijanjikan diurus kepindahannya dari Yanma Polri ke Jambi," terang Kamaruddin.
Sebanyak 12 saksi dihadirkan dalam persidangan terhadap terdakwa Bharada E. Mereka yang hadir dari keluarga Brigadir J dan kuasa hukumnya.
Tag
Berita Terkait
-
Sebut Putri Candrawathi Jadi Penembak Ketiga Brigadir J, Pernyataan Kamaruddin Dibenarkan Bharada E di Persidangan?
-
Kamaruddin Simanjuntak Bocorkan Dugaan Ferdy Sambo Punya Simpanan: Curiga Semoga Bukan Urusan Wanitanya Polisi
-
Momen Haru Pertemuan Pertama Bharada E dan Orang Tua Brigadir J, Ulurkan Tangan dan Sungkem di Ruang Sidang
-
Kekasih Brigadir J Siap Bongkar Keterangan di Persidangan Bharada E, Kamaruddin Minta Ini ke Hakim
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Apa Itu Mini Velo? Ini 4 Rekomendasi Sepeda Paling Bagus dan Awet untuk Bike To Work
-
Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG
-
Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor
-
5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut