SuaraCianjur.id- Siapa yang sudah terbiasa mengkonsumsi minum susu dengan tujuan agar tubuh semakin kuat dan sehat?
Perlu diingat bahwa tidak setiap susu itu dapat memberikan kesehatan dan berdampak baik untuk kesehatan tubuh.
Melansir dari kanal YouTube Shirathal Mustaqim pada Kamis (23/10/2022) dr. Zaidul Akbar mengungkapkan jika hanya susu sapi tertentu yang memiliki manfaat baik untuk tubuh.
Kenapa beberapa, karena ada juga lho susu sapi yang justru dapat membahayakan untuk kesehatan usus dalam pencernaan seseorang.
Lalu susu sapi seperti apakah yang baik dan dapat memberikan kesehatan bagi tubuh kita?
Dalam video tersebut, dr. Zaidul Akbar memberikan jawaban bahwa susu yang berkualitas baik adalah susu yang berasal dari sapi grass-fed.
"Kalau sapinya grass-fed, grass-fed itu dia makan rumput silakan," kata dr. Zaidul Akbar.
Yang dimaksud dengan sapi grass-fed ialah sapi yang memakan rumput secara langsung diladang dan hidup bebas.
Sapi grass-fed karena hidupnya bebas, tidak dikurung dalam kandang maka dapat terhindar dari stress atau jenuh. Sehingga air susunya pun berkualitas.
"Kalau sapinya makan rumput dan hidup bebas, boleh. Tapi pun itu tidak boleh terlalu sering juga, kalau saya," jelas dia.
Meski demikian Dokter Zaidul Akbar kemudian menjelaskan jika susu dalam kemasan yang saat ini dijual kebanyakan diproduksi dari sapi yang dikandangi.
Atau bukan susu grass-fed, jadi dr. Zaidul Akbar merekomendasikan untuk menggati dengan jenis susu lain yang jauh lebih sehat.
"Masalahnya sekarang susu yang ada sapi ternak semua, betul nggak? Begitu lho. Jadi saran saya sih lebih baik ganti dengan susu yang lain," jelas dr.Zaidul Akbar.
Saran yang diberikan, Anda dapat beralih dari susu sapi ke susu kambing, susu almond, susu walnut, susu pistachio, atau susu tempe.
"Susu kambing bisa, susu almond bisa, susu walnut bisa, susu pistachio bisa atau susu tempe,” beber dr.Zaidul Akbar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Teror Kejahatan di Kota Makassar Kian Marak, Apa Pemicunya?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026
-
6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam
-
Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG
-
Manoj Punjabi Sebut Produksi Film Children of Heaven sebagai Misi Mustahil
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi