SuaraCIanjur.id- Bupati Purwakarta kini tak mau lagi disebut atau dipnaggil seperti biasanya, ketika situasi terjadi bertepatan dengan gugatan cerai kepada Dedi Mulyadi.
Bupati Purwarkta bernama Anne Ratna Mustika kini tak ingin dirinya dipanggil Ambu Anne sebagaimana biasanya. Ia pengen kini dipanggil dengan sebutan ‘Neng Anne’.
Anne Ratna Mustika seperti yang diketahui, mengajukan gugatan cerai kepada suaminya yang duduk di bangku Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi.
"Nama panggilan saya diganti ya jangan panggil Ambu lagi, tapi diganti menjadi Neng. Pak Wakil Bupati para camat dan kepala OPD serta yang lainnya, catat jangan panggil Ambu tapi Neng Anne," ungkap Anne Ratna Mustika.
Keinginan dirinya dipanggil Neng Anne disampaikan ketika memberikan sambutan di acara Gebyar Desa dan Gempungan, di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (26/10) kemarin.
Acara tersebut juga turut dihadir oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.
Neng Anne berharap gugatan cerai tersebut bisa berjalan dengan lancar. Dan sebelumnya dirinya juga meminta kepada Dedi untuk datang ke agenda mediasi yang dilaksanakan padahari Kamis (27/10/2022).
"Harus datanglah masa tidak datang. Karena saya harap masalah internal bisa diselesaikan baik-baik. Intinya ini, merupakan upaya terakhir setelah sekian tahun sudah kami berusaha," terang Neng Anne.
Adapun alasan dari Bupati Purwakarta menggugat cerai suaminya, karena dianggap telah melanggar syariat Islam dan peraturan undang-undang yang berlaku.
Baca Juga: Ferdy Sambo Gitu Loh! Hendra Kurniawan Tak Berani Bantah, Semuanya Sesuai dengan Perintahnya
“Alasannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jadi karena saya seorang istri dan beragama Islam tentu saya mengacu ke syariat Islam," kata Anne Ratna Mustika di Pengadilan Agama Purwakarta, Kamis (27/10/2022) seperti dikutip dari akun Youtube Jemoer Channel.
Neng Anne mengatakan dirinya tidak akan menggugat cerai Dedi Mulyadi, andai saja suaminya itu tidak melanggar syariat Islam.
"Ya jelas kalau tidak melanggar, saya tidak akan berani mengambil langkah gugat cerai," ungkap Neng Anne.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar