SuaraCianjur.id - Nessie Judge seorang Youtuber Indonesia sampaikan kronologi tragedi Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan (Korsel) yang memakan ratusan korban Jiwa.
Melalui unggahan di TikTok pribadinya, Nessie Judge sampaikan kondisi saat kejadian hingga rumor-rumor yang beredar di masyarakat Korsel yang menjadi penyebab tragedi hilangnya nyawa tersebut.
Diketahui pada saat kejadian, Nessi Judge sedang berada di Korea Selatan. Tepat di hari tragedi, Nessie Judge sedang berada di Hongdae,dimana area tersebut juga turut merayakan Halloween.
"Tadi malem aku ada di Hongdae, dan Hongdae juga ada kaya perayaan Halloween, banyak orang-orang ber-kostum dan segala macem. Tapi waktu gue pulang, itu bus-bus yang mau ke Itaewon itu penuh banget," jelas Nessie.
Itaewon sendiri merupakan jantungnya kota Seoul, Korsel yang setiap akhir Oktober dipenuhi orang-orang untuk merayakan Halloween.
"Aku baru datangi (Itaewon) malam sebelumnya. Tapi karena memang Halloween itu kemarin, Sabtu malam akhirnya sekitar 100 ribu orang itu turun ke Itaewon untuk merayakan Halloween," kata Nessie Judge.
Dalam unggahan TikToknya Nessie Judge turut menyampaikan berita terakait kronologi awal tragedi Halloween Itaewon.
"Pihak berwajib mendapatkan laporan pertama kejadian di Itaewon pada pukul 10.24 malam dan ketika datang ke lokasi sudah ada banyak orang yang dikatakan mengalami serangan jantung.
Saat datang ke lokasi pihak berwajib setidaknya harus menangani sekitar 81 orang yang mengalami kesulitan bernapas.
Baca Juga: 5 Rumor Penyebab Tragedi Halloween Itaewon, Nessie Judge Beri Penjelasan
Kejadiannya semakin memburuk saat tengah malam sampai pihak berwajib mengirimkan 1.700 personel, 517 pemadam kebakaran, 1.100 polisi dan 70 pekerja pemerintah.
Jumlah tersebut belum mampu menangani korban yang berjatuhan, hingga polisi meminta warga sipil terkhusus yang pernah belajar kesehatan, perawat, dokter , hingga yang pernah wajib militer (wamil) untuk membantu melakukan CPR pada korban yang mengalami kesulitan bernapas" jelas Nessie Judge.
Hingga berita ini dimuat diketahui ada 151 orang yang kehilangan nyawa dalam tragedi Halloween Itaewon dan 150 orang mengalami luka-luka.
Ada beberapa rumor yang tersebar di masyarakat yang mengakibatkan 150 orang lebih mengalami serangan jantung dalam waktu yang sama.
Nessie judge juga menjelaskan sejumlah rumor yang menjadi penyebab hilangnya ratusan nyawa pada perayaan Halloween di Itaewon.
"Ada orang yang bagi-bagi permen dan itu narkotika, hal itu sudah diberitakan sehari sebelumnya , 'nanti pas Halloween hati-hati bakal ada yang bagi-bagi permen',"
"Rumor kedua ada salah satu restoran yang katanya gas nya tuh bocor dan akhirnya bikin orang-orang pada keracunan gas. Ada juga beberapa orang yang bilang bahwa ada orang yang nyemprotin gas pentanil di kerumunan. Penyebab lainnya adalah ada orang-orang yang ke -triger pas denger bahwa ada artis di salah satu restoran atau klub, jadi mereka semua mencoba untuk masuk kesana, yang terakhir simply, karena memang teralalu banyak orang," ungkap Nessie Judge.
Sumber: TikTok Nessie Judge
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?