SuaraCianjur.id - Setelah berjuang dengan waktu yang cukup lama, akhirnya Sertu Rizka Nurjanah hembuskan dengan nafas terakhirnya. Perjuangan Sertu Rizka Nurjanah melawan tumor, telah usai.
Kematian Rizka Nujanah menarik perhatian masyarakat. Dimana kisah Sertu Rizka Nurjanah saat melawan tumor otak, sampai pernah membuat Panglima TNI Andika Perkasa, meneteskan air matanya.
Sertu Rizky Nurjanah, meninggal apda Minggu 6 November 2022. Tumor otak yang diderita Sertu Rizka Nurjanah, sudah cukup lama berada di tubuhnya.
Informasi pertama saat Sertu Rizka Nurjanah meninggal dunia, diketahui berasal dari akun instagramnya.
Saat divonis idap tumor otak, Sertu Rizka Nurjanah mendapat perawatan RSPAD Gatot Soebroto. Nama Sertu Rizka Nurjanah, terdengar sampai ke telinga panglima Jenderal Andika Perkasa yang saat itu menjadi sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.
Bahkan Andika Perkasa dan istrinya Hetty Andika Perkasa, sampai membiayai pengobatan Sertu Rizka Nurjanah.
Sertu Rizka Nurjanah tidak seorang diri melawan tumor yang ada di otaknya. Andika Perkasa dan istrinya turut membantu, meskipun kata dokter yang merawat Sertu Rizka Nurjanah, kecil kemungkinan tumor otak di wanita lulusan bintara tahun 2020 tersebut, dapat sembuh.
“Mba Rizka, harus disiplin kapan jadwal balik harus balik, pokoknya kalau dokter kasih tahu, harus disiplin, harus ingat, biar cepat sembuh,” kata Jenderal Andika Perkasa, saat menengok Sertu Rizka Nurjanah, saat masih dalam perawatan, seperti yang dikutip dari Suara.com, dengan judul artikel : Cerita Rizka TNI Pengidap Tumor Otak Bikin Andika Perkasa Berurai Air Mata
Sertu Rizka Nurjanah sendiri, baru tahu mengidap tumor otak, saat dirinya akan diberangkatkan untuk penugasan ke Lebanon.
Baca Juga: Pendukung Andika Perkasa: Rawat Keindahan Bangsa dengan Akal Sehat
Tumor otak yang diderita Sertu Rizka Nurjanah, merupakan tumor ganas. Ada beberapa faktor penyebab tumor otak. Diantaranya karena faktor usia, keturunan, dan juga penderita tumor otak pernah menjalani radioterapi.
Sertu Rizka Nurjanah sendiri, tidak diketahui gejala awalnya ia mengindap tumor otak. Gejala penyakit mematikan ini, dapat terdeteksi seperti gejala ringannya mulai dari sakit kepala, gangguan saraf, lemah otot dan kejang, yang akhirnya bekahir dengan kematian. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
idEA: Pentingnya Sosialisasi Registrasi Kartu SIM dengan Biometrik, Jangan Hanya Operator!
-
Trailer Minions & Monsters Rilis, Ambisi Kuasai Hollywood Menjadi Kekacauan
-
Kondisi Skuad Man United Jelang Hadapi West Ham: Mount Segera Pulih, De Ligt Masih 'Parkir'
-
Satpam BRI Raih Rekor MURI Karya Ilmiah Terbanyak
-
Jatuh Bangun Emil Audero Lawan Atalanta: 7 Saves, 1 Blunder
-
BRI Pegang 49 Persen Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Dukungan Program 3 Juta Rumah
-
Harga Emas Antam Nyaris Rp 3 Juta/Gram Hari Ini
-
Rupiah Terus Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.786
-
Mahalini Siap Gelar Konser Tunggal usai Hiatus, Akui Kerap Merasa Tertekan?
-
BCA Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bakal Meroket di 2026