- Sekjen idEA, Budi Primawan, mendukung registrasi kartu SIM biometrik asalkan sosialisasi menyasar langsung konsumen secara menyeluruh.
- IdEA menekankan pemberdayaan konsumen penting untuk perlindungan diri dari potensi celah keamanan biometrik oleh penjahat siber.
- Ketua Komisi Komunikasi BPKN, Heru Sutadi, menyoroti kebutuhan edukasi enam bulan dan kejelasan aturan biometrik SIM card.
Suara.com - Sekjen Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Budi Primawan, melihat pemberlakuan registrasi kartu SIM dengan teknologi biometrik adalah hal baik, selama sosialisasinya dilakukan secara menyeluruh.
"Pemberitahuan tahuan atau pengedukasian harus langsung pada konsumennya karena kalau pada operator, toko atau gerai-gerai itu mungkin nggak semuanya tercapai karena orang Indonesia males ribet, kalau nggak perlu ke took ngapain ke toko," bebernya dalam Roundtable Discussion bertajuk “SUARA PUBLIK: Biometrik SIM Card – Dari Perlindungan Publik, Kekhawatiran Keamanan Data, dan Hak Warga” di kantor Suara.com baru-baru ini.
Dia menegaskan bahwa hal ini tidak lepas dari "kreativitas' dari para penjahat siber yang melakukan kejahatan dengan berbagai cara.
"Biometrik pasti ada aja yang mengakalinya," imbuh Budi.
Hal ini yang kemudian, dilihat idEA pentingnya e-commerce memberdayakan konsumen.
"Di e-commerce kita selalu bilang untuk berdayakan konsumen, jangan hanya bergantung pada pelaku usaha karena kalau konsumen berdaya, dia bisa melindungi diri sendiri," tegasnya.
Dia mencontohkan, jika seorang konsumen sudah diberdayakan an menerima pesan lewat aplikasi pesan seperti WhatsApp, itu adalah pesan scam, dia tidak akan membukanya.
"Jadi sebenarnya, pelaku usaha diperketat dengan pengaturan biometrik, ini bagus. Tapi lebih bagus lagi kalau ada pembedayaan konsumen," ungkap Budi.
Senada dengan Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Heru Sutadi melihat pentingnya sosialisasi aturan registrasi kartu SIM yang menggunakan teknologi biometrik.
Baca Juga: Pengamat : Aturan Pendaftaran Kartu SIM Card Masih Simpang Siur, Butuh Sosialisasi Meluas!
"Kita memiliki waktu enam bulan untuk edukasi dan sosialisasi yang masih kita tunggu karena informasi di masyarakat, konsumen itu masih simpang siur," ujarnya.
Dia meminta kejelasan dari pemerintah kartu SIM apa yang wajib menggunakan biometrik.
Menurutnya, aturan pemberlakuan registrasi kartu SIM dengan biometrik, nantinya akan mirip dengan pemberlakukan plat nomor mobil.
Heru menyampaikan bahwa kartu SIM memiliki masa tertentu, seiring dengan perkembangan teknologi sendiri.
"Teknologi berubah, dia juga akan ganti simcard karena nggak bisa dong yang 4G mesti ganti 5G atau karena rusak," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Registrasi SIM Pakai Face Recognition Mulai 2026, Solusi Keamanan atau Ancaman bagi Konter Pulsa?
-
Operator Seluler Tak Boleh Simpan Data Biometrik Penduduk untuk Registrasi SIM Card
-
Registrasi SIM via Face Recognition, Pemerintah Diminta Ingat Lagi Kasus Kebocoran Data Dukcapil
-
Registrasi Kartu SIM Gunakan Biometrik, Pakar Ungkap Risiko Bocor yang Dampaknya Seumur Hidup
-
Rencana Registrasi SIM Pakai Data Biometrik Sembunyikan 3 Risiko Serius
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
4 Tablet RAM 8GB Rp1 Jutaan Layar Tajam dan Baterai Jumbo, Cocok Buat Anak Sekolah
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis