SuaraCianjur. id - Di media sosial TikTok, belum lama ini beredar sebuah video personel kepolisian yang meluapkan kekesalan terhadap anggota polisi lainnya.
Jika dilihat dari seragamannya merupakan pasukan Brimob, yang tengah berjaga dalam kondisi kehujanan bersenjata lengkap.
Pada video tersebut, satu orang polisi menyampaikan pesan untuk para anggota polisi lainnya. Anggota polisi itu, nampak marah dan kesal saat menyampaikan pesan terhadap anggota polisi yang lainnya.
“Buat polisi-polisi yang sering menghancurkan nama polisi, kau lihat yang disini ini, sudah kehujanan begitu. Sementara kau hancurkan nama baik polisi, muka dimana ?,” kata anggota polisi yang menyampaikan pesan tersebut, seperti yang dilansir dari akun TikTok daily.post.id, dengan keterangan unggahan video, Viral Polisi di Pedalaman (wilayah tidak diketahui) Murka dengan Oknum-Oknum Polisi.
“Pejuang,” tambah anggota polisi tersebut.
“Allahu Akbar,” teriak anggota polisi lainnya yang ada di dalam video.
Video yang beredar ini, mendapat perhatian netizen. Banyak yang memberikan komentar positif pada ungghan video ini. Salah satu komentar warga net terkait dengan ini, mereka masih yakni ada polisi yang baik.
“Kalo ini si gua percaya, keep spirit the best police, buktiin kalau masih ada polisi jujur,” tulis akun @Red*****.
“sejujurnya ini yg ditunggu, ada barisan yg berani menyuarakan kebenaran dari anggota polisi itu sendiri ini kesatria mantap,” tuls akun @KkZell********.
Baca Juga: Korban Arisan Dengan Kerugian Ratusan Juta di Pali Sumsel Resah, Pelaku Masih Bebas
Seperti kita ketahui bersama, di tahun 2022 ini, banyak kejadian dari internal kepolisian yang mencoreng nama institusi tersebut. Berikut rangkumannya kejadian di internal kepolisiain yang menurunkan citra lembaga tersebut serta menjadi sorotan pemerintah.
1. Polisi Tembak Polisi
Nama Ferdy Sambo kali pertama mencuat di tahun 2022, tempatnya pada pertengah tahun. Ditengah citra polisi yang digadang-gadang meningkat, tiba-tiba eks Kadiv Propam dengan pangkat jenderal bintang dua ini, melakukan pembunuhan terhadap ajudannya sendiri Brigadir J.
Kasus tak hanya soal pembunuhan saja yang terungkap. Masyarakat pun ramai membicarakan soal Konsorsium 303 atau lingkaran perjudian yang digeluti Ferdy Sambo yang juga menjabat Kasatgas Merah Putih.
Pada kasus Ferdy Sambo ini, banyak polisi yang di pecat. Mulai dari perwira polisi dengan pangkat jenderal bintang satu, sampai dengan pangkat polisi terendah.
2. Lingkaran Narkoba di Pucuk Pimpinan Polri
Ditengah merosotnya institusi kepolisian karena kasus polisi tembak polisi, tiba-tiba seorang Kapolda dengan pangkat jenderal bintang dua, bernama Irjen Pol Teddy Minahasa, tertangkap tangan dengan kondisi positif narkoba.
MIrisnya, Teddy tertangkap saat akan menghadap Presiden Joko Widodo, yang tengah akan membahas soal internal kepolisian, karena menjadi sorotan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni