/
Rabu, 09 November 2022 | 14:54 WIB
Polisi menunjukkan tersangka beserta barang bukti kasus video porno ‘Kebaya Merah’. Mereka berdua memiliki profesi yang lain. (Foto:Suara.com / ANTARA - Willy Irawan)

SuaraCianjur.id- Kedua pemeran video mesumKebaya Merah’ yang menghebohkan masyarakat sudah ditangkap. Mereka tidak lagi pakai baju berwarna merah tapi kini berganti berwarna oranye.

Pemeran pria bernama ACS dalam video tersebut tenryat memiliki keahlian dan punya profesi yang lain di luar dirinya memproduksi konten mesum. Bahkan profesi yang dijalankan oleh ACS ini sangat menjanjikan.

ACS dikatakan adalah seorang yang bergelut di bidang jasa layanan penyediaan perlengkapan acara atau Event Organizer (EO).

Dari hasil penyelidikan kepolisian, ACS turut memiliki pekerjaan lainnya, yakni sebagai desain grafis dan editing baik foto dan video. Sementara profesi dari sang kekasihnya bernama AH yakni seorang model.

"ACS freelance, desain, EO, serta foto video. Dan perempuan seorang model," ungkap Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman, kepada wartawan, Selasa (8/11) kemarin.

Diketahui kalau kedua pasangan yang belum sah menjadi suami istri ini sudah memproduksi video mesum sebanyak 92 video dewasa. Termasuk ada juga 100 foto pose syur.

pemeran video mesum wanita kebaya merah, berinisial AH yang berprofesi sebagai model. (sumber: Foto: Suara.com - Yuliharto Simon)

Video mesum yang dibuat mereka berdua sudah dilakukan sejak bulan Januari sampai Oktober 2022. Semuanya disimpan dalam hardisk dan laptop.

Mereka memasok video mesum itu di akun Telegram, yang dimanfaatkan sebagai proses pengiriman video tersebut. Untuk bagian ini dikelola oleh AH.

"Kedua tersangka bergantian melakukan perekaman pakai HP milik tersangka. Lalu diedit dan dikirim melalui akun telegram milik AH," jelas Farman.

Baca Juga: Nafa Urbach Angkat Bicara Soal Video Kebaya Merah, Menurutnya itu Menistakan Budaya Indonesia

Dari video mesum yang dijual itu hanya mendapatkan Rp750 ribu rupiah. Uang tersebut kata Polisi digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)

Load More