SuaraCianjur.id - AH (38) dan ML (47) ditangkap polisi di Bekasi, karena mencetak dan menggunakan uang palsu. Dari keduanya, polisi menyita uang pecahan Rp 100 ribu, dengan jumlaj jutaan rupiah siap diedarkan.
Keduanya di bekuk oleh Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Untuk mengedarkan uang palsu ciptaannya, kedua pelaku membeli barang dengan cara COD.
Awalnya pelaku mencari barang barang yang ingin dibelinya, dari lama marketpalce Facebook.
Setelahnya, kedua pelaku melakukan janji dengan calon korbannya. Saat pelaku dan kobran COD, pelaku menebus barang yang di jual korban berupan ponsel seniharga 3,2 juta rupiah.
Usai transaksi, korban pun langsung menyetorkan uangnnya kepada pihak bank, melalui mesin ATM.
Saat disetorkan uang tidak dapat diproses. Mesin ATM mengidikasi jika uang yang disetorkan oleh korban ini palsu. Korban pun langsung melaporkan apa yang menimpanya kepada poihak kepolisian.
Tak butuh waktu lama polisi pun berhasil membekuk kedua pelaku. Saat ditanyai dari mereka mendapat uang palsu tersebut, kepada polisi kedua pelaku mengaku mencetak uang palsu tersebut secara mandiri.
Kedua tersangka bisa mencetak uang palsu jutaan rupiah itu dengan bermodalkan 20 sampai 40 rim kertas HVS serta belajar dari tayangan Youtube.
"Pelaku dengan cara copy uang asli yang dilakukan di rumah AH dengan menggunakan alat printer yang dicetak pada kertas HVS setelah itu hasil print disetrika dan dipotong dengan carter," jelas Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setywan, saat ungkap kasus. (*)
Baca Juga: Kena Prank Kripto, Pengusaha Muda Ini Kehilangan Ratusan Triliun dalam Sehari
Sumber : suarabekaci.id
Artikel ini telah tayang di suarabekaci.id, dengan judul : Belajar dari Youtube Buat Uang Palsu, Dua Orang di Bekasi Diancam 15 Tahun Penjara
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan