/
Kamis, 10 November 2022 | 18:10 WIB
Keluhan warga net soal bobolnya aplikasi MyPertamina yang berhasil diretas Bjorka

SuaraCianjur.id - Bjorka langsung menjadi trending topik di Twitter, dengan 2202 tweet dan terus bertambah. 


Warga net banyak mengomentari soal peretasan yang dilakukan Bjorka. Banyak yang menyanangkan data yang input ke aplikasi BUMN tersebut, ternyata dapat di bobol.


“orang indo sebenernya punya banyak talenta berbakat dalam hal ini gasih? polisi atau kominfo kenapa gamau nyari mereka ya? apa karena ribet dan gak bercuan kayak urusan tilang menilang atau nangkepin prostitusi?,” cuit @mupidk*****.


“Padahal bulan lalu RUU pelindungan data pribadi barusan disahkan..Udah punya nama resmi UU no 27 2022. Dan udah ada asosiasinya https://appdi.or.id. Tapi gatau lah..,” cuit @nih*****.


“UU baru itu gak menjamin data pribadi gak bocor pula. Padahal yg penting infrastruktur data security klo gini jadinya gabisa dibilang kelalaian hadeh,” cuit @komb*****.


Seperti diketahui, Bjorka baru-baru ini meretas aplikasi MyPertamina. Keberhasilannya meretas aplikasi MyPertamina diunggah oleh akun Twitter @segcron. Dia memposting keberhasilan Bjorka meretas aplikasi milik BUMN tersebut. 


“Publik dipaksa utk daftar di berbagai aplikasi, tapi tak ada jaminan bahwa data kita aman. Sekali menjamin, tak lebih dari sekedar omong kosong belaka," tulis @secgron.


Dalam postingan tersebut, juga disebutkan jika data yang diretas Bjorka dibanderol dengan harga $25.000 atau sekitar Rp 392 juta.


Adapun peretasan yang dilakukan Bjorka ialah dia meretas data pengguna MyPertamina yang berjumlah 44 juta (44.237.264) data pengguna terdaftar dalam aplikasi MyPertamina per November 2022.

Baca Juga: Ingin Memiliki All-New Toyota bZ4X Tanpa Membeli, Tersedia Versi Sewa Rp 20 Jutaan


Adapun data pengguna yang berhasil Bjorka dapatkan yakni nama lengkap, nomor handphone, jenis kelamin, nomor induk kependudukan (NIK), nomor pokok wajib pajak (NPWP).


Bahkan dari data tersebut, Bjorka juga mendapatkan alamat tempat tinggal, alamat e-mail dan gaji atau penghasilan (harian, bulanan, dan tahunan) masyarakat yang telah mendaftar. (*)

Sumber : Twitter

Load More