/
Sabtu, 12 November 2022 | 12:29 WIB
CEO PT Coution Live Indonesia, Park Jai Hyun (Foto: Twitter)

SuaraCianjur.id- Batalnya konser musik yang rencana akan digelar hari ini di Kota Bandung bernama Fosfen Musik Festival tanggal 12 dan 13 November 2022 membuat penonton murka dan kecewa.

Pemintaan maaf dan pernyataan untuk refund uang pembelian tiket sudah disampaikan oleh pihak panitia.

Pembatalan konser musik yang rencananya akan menampilkan sebanyak 40 artis musisi ternama Indonesia itu dibatalkan, jelang beberapa jam acara akan dimulai. Akibatnya, banyak penonton yang marah dengan situasi tersebut.

"Dengan segala kerendahan hati, dengan terpaksa kami menginfokan acara Fosfen Musik Festival tidak bisa terlaksana atau akan kami undur dengan waktu yang akan kami update segera. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah ikut berpartipasi dan sudah beli tiket, untuk perihal refund tiket akan kita buatkan link khusus di siang ini," begitu tulisan dalam akun Instagram Fosfen, dikutip Sabtu (12/11/2022).

Beberapa musisi yang rencananya akan mengisi acara tersebut sudah menyatakan batal terlebih dahulu seperti The Sigit, Grrrl Gang, Lomba Sihir, Rocker Rockers, Coldiac dan juga Seringai.

Ternyata batalnya konser tak terjadi di Kota Bandung saja. Adayang lebih parah lagi dari batalnya Fosfen Musik Festival.

Fosfen Musik Festival yang rencananya akan digelar di Kota Bandung pada tanggal 12 dan 13 November 2022 dibatalkan (sumber: Foto: Instagram)

Konser We All Are One K-Pop yang seharusnya menggelegar di Stadion Madya tanggal 10 sampai 12 November 2022 mengalami nasib yang sama.

Seminggu sebelum acara pihak penyelenggara mengumumkan penundaan konser hingga tahun depan.

Hal itu diketahui usai CEO PT Coution Live Indonesia, Park Jai Hyun memberikan informasi tersebut. Hal itu disampaikan olehnya dalam media sosial Twitter tertanggal 5 November 2022.

Baca Juga: Pinkan Mambo Ngotot Pernah Dekat dengan Raffi Ahmad, Padahal Sama Aldi Taher

Konser Kpop We All Are One Concert Kpop yang turut dibatalkan (sumber: Foto: Tangkapan Layar Instagram)

Penundaan tersebut membuat sejumlah penggamar dan penonton turut meminta refund atau pengembalian uang tiket.

Banyak netizen yang mengeluhkan kepada pihak penyelenggara karena respon yang sangat lambat.

"Konser dibatalkan h-7 kami meminta pengembalian tiket, tapi respons sangat lambat. Refund our money!" ucap netizen @hs_lub***.

"Kaget banget loh, balikin duit gue, nyari duit susah-susah," timpal lagi akun medsos @mei_1***.

Kemudian di Twitter tagar 'refund our money' menjadi trending topik. Hal ini terjadi beberapa waktu hingga kini.

Banyak publik yang menduga kalau bos penyelenggara acaratersebut kabur membawa lari uang.

"Dicari: Bagi yang melihat orang di foto tersebut segera bawa ke polisi. Karena dia sudah menipu ribuan K-popers dan membawa kabur uang puluhan juta rupiah," begitu kalimat yang tertulis dalam Twitter.

CEO PT Coution Live Indonesia, Park Jai Hyun (sumber: Foto: Twitter)

Bahkan ada yang menyebut kalau Park Jai Hyun akan pergi meninggalkan Indonesia.

"Kenapa tau dia akan kabur karena dari pihak EXO-L (penggemar EXO), datang ke tempat dia menginap untuk meminta tanda tangan di atas materai untuk mengembalikan tiket. Namun saat ditemui CEO tersebut tidak ada di tempat," bunyi keterangan tersebut.

Pihak penyelenggara telah memberikan informasi lebih lanjut soal penundaan konser grup Kpop. Opsi refund pembeli tiket akan dilakukan di Minggu depan.

"Kami meminta maaf karena tidak bisa memberikan respons secara cepat," kata Park Jai Hyun seperti dikutip dari official Instagram We All Are One K-Pop, Sabtu (12/11/2022). (*)

Sumber:Suara.com 

Load More