SuaraCianjur.id - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait satu keluarga yang tewas di salah satu perumahan di Kalideres, Jakarta Barat.
Sejauh ini kematian satu keluarga tersebut, disimpulkan berdasarakn hasil autopsi yang menyebutkan empat jasad tersebut pada bagian lambungnnya diketahui kekurangan nutrisi.
Sebuah thread netizen di media sosial Twitter yang di cuitkan seorang warga net dengan akun @kura**, ia menulis tentang kecurigaannya dalam kasus ini.
“Gue kok kurang percaya yah ada 1 keluarga yang meninggal di Kalideres Jakarta karena Kelaparan spt ini. (Pertama) Mereka tinggal di Komplek perumahan selapar2nya kan bisa gadai rumah. (Kedua) Ada 4 orang masa semua Pasrah kelaparan? (dan Ketiga) Ada tetangga, RT dsbnya Agak Janggal sih,” tulisnya yang dikutip SuaraCianjur.id, Minggu (13/11/2022).
Cuitan warga net itupun, dikomentari seribu lebih warga net lainnya. Dalam komentarnya banyak warga yang mengkaitkan kematian satu keluarga tersebut dengan pesugihan sampai dengan mendalami ilmu tertentu.
“Palingan "ngilmu". Soalnya pak puhku dan kawan2 seilmunya ada yg puasa siang malam dan kuat mingguan gak makan. Hanya minum itupun ditaroh batok kepala/hari. Ngerepoti banget. Pas nyerah karena ada yg meh modhar, langsung panggil ambulan,” cuit akun @buana******.
“Gw jg mikirnya gt, antara ngilmu atau aliran sesat. Soalnya 1 keluarga bener2 mati dlm keadaan tinggal tulang berbalut kulit, udh pasti lama bgt ga makan lebih dr seminggu. ga mungkin sih selama itu gaada 1 pun yg punya niat keluar rumah,” tulis akun @kriss******.
Namun dugaan lainnya juga timbul, dimana warga net mengakitkan kasus ini ke kasus Burari Death. Kasus Burari Death sendiri diketahui kematian 11 anggota kelaurga Chundawat, Distri Burari, New Delhi, India pada tahun 2018 lalu.
“Ini tuh kaya kasus Burari Death, jadi emang bunuh diri bersama, krn kalo cuma faktor ekonomi gabisa makan pasti instingnya bakalan gimana caranya mereka makan, entah ngemis, hutang, dll at least minta tolong tetangga. dikatakan mereka meninggal waktunya beda beda,” kata akun @after*****.
Baca Juga: GMC Takalar Suarakan Program Hetero Space dan Kartu Tani
Untuk diketahui, warga di Komplek Citra Garden, digegerkan denan ditemukannya empat orang tewas dalam satu rumah yang berada di Blok AC5/7, Kalideres, Jakarta Barat, pada 10 November 2022.
Jasad keempatnya ditemukan oleh Ketua RT, yang saat itu menemani petugas PLN untuk lakukan pemutusan listrik, di rumah tersebut.
Sesaat sebelum ditemukan, bau busuk tercium disekitaran rumah berlantai dua tersebut.
Ketua RT pun langsung melaporkan temuan empat jasad tersebut kepada pihak kepolisian. Polisi pun langsung medatangi lokasi rumah tersebut dan lakukan olah tempat kejadian serta mengevakuasi empat jasad tersebut.
Polisi mengatakan saat dilakukan pemeriksaan pada empat jasad tersebut, dugaan sementara keemaptnya tewas karena kekurangan nutrisi. Karena hasil otopsi menyebutkan kondisi lambung jenazah dalam keadaan mengempis.
Adapun empat jasad yang ada dalam satu rumah tersebut diantaraya bernama Rudyanto Gunawan (71), K. Margaretha Gunawan (58), Dian (42), dan Budyanto Gunawan. (*)
Berita Terkait
-
Dokter Spesialis Forensik Ungkap Teka-Teki Kapur Barus dan Bedak di Kasus 4 Jenazah Kalideres, Untuk Hilangkan Bau?
-
Satu Keluarga Meninggal di Kalideres, Pernyataan Wali Kota Jakarta Barat Dianggap Tidak Etis
-
Tim Labfor Polri Olah TKP Penemuan Jasad Sekeluarga Di Kalideres, Kain Putih Dan Sejumlah Dokumen Dibawa Polisi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung
-
5 HP Mid-Range dengan Kamera Telephoto Terbaik, Cocok untuk Konser
-
Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental