SuaraCianjur.id- Sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diotaki Ferdy Sambo masih bergulir. Hanya saja saat ini sidang itu ditunda.
Termasuk sidang kasus obstruction of justice atau merintangi penyidikan kematian Brigadir J sama demikian.
Menurut seorang aktivis bernama Irma Hutabarat menilai kalau persidangan yang sedang bergulir ini, dinilai membuang waktu saja. Menurut Irma hanya dengan mendengarkan saksi yang memberikan keterangan termasuk dari ART dan ajudan Ferdy Sambo.
Irma menilai keterangan saksi yang dikemukakan oleh pihak ART dan ajudan Sambo, tidak berperan langsung dalam pembunuhan Briagdir J. Bahakn Irma melihat ada upaya pengalihan isu yang dilakukan secara terstruktur.
"Pengalihan isu yang terstruktur dilakukan juga oleh para hakim yang terhormat," kata Irma dikutip dari Wartaekonomi.co.id - Suara.com, Selasa (15/11/2022).
PIhak aparat dalam hal ini kepolisian belum sama seklai mampu untuk memperlihatkan satu pun barang bukti yang digunakan untuk menghabisi nyawa dari Brigadir J.
Bahkan barang bukti tersebut kata Irma belum terlihat ketika kasus ini mencuat ke permukaan publik.
Dirinya turut menagih janji kepada Polisi soal barang bukti dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Karena sampai detik ini kata Irma, soal senjata yang digunakan belum pernah ditunjukkan.
"Soal senjata enggak pernah ditunjukkan, dalihnya dibuka di persidangan sebagai barang bukti," ungkap Irma.
Irma turut bertanya kemana barang bukti senjata dan selongsong peluru, yang berada di TKP pembunuhan. Irma curiga apakah senjata itu dibuang atau memang disembunyikan.
"Apakah dibuang? Kalau dibuang kasih tahu dong. Siapa yang buang," ungkap Irma.
Irma Hutabarat tetap yakin kalau barbuk dalam kasus kali ini, akan ditunjukkan di persidangan. Termasuk bila benar ada senjata yang digunakan oleh suami dari Putri Candrawathi termasuk dengan pelurunya akan ketahuan.
"Siapa pemiliknya, berapa pelurunya, kan, itu kelihatan," terang Irma.
Sementara itu, sidang harus diundur sampai tanggal 21 November 2022 yang semula dijadwalkan tanggal 14 November 2022. (*)
Sumber:Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum