SuaraCianjur.id - Budi Dalton akhirnya membuat pernyataan permohonan maaf usai video 'Miras Minuman Rasulullah' viral.
Bahkan dosen di salah satu perguruan tinggi di Bandung itu kabarnya telah dilaporkan kepihak kepolisian.
Pernyataan kontroversi itu diucapkan Budi Dalton ketika dirinya membuat konten bersama Sule dan Mang Saswi.
Musim sekaligus seniman Sunda tersebut mengungkapkan pernyataan tersebut sebagai guyon, bahkan disambut tawa oleh penonton lainnya.
Diketahui Budi Dalton dilaporkan oleh Novel Bamkumin, Wasekjen Persaudaraan Alumni 212 ke Mabes Polri.
"Dalam video ini saya sekali lagi mohon maaf. Apabila (video) viral ini jadi bikin gaduh," kata Budi Dalton dikutip dari akun TikTok @rbachjoe234, Sabtu (19/11/2022).
Selain membuat video permohonan maaf, Budi Dalton juga memberikan klarifikasi maksud dari ucapannya tersebut.
Dirinya menegaskan jika video dirinya tersebut sudah dipotong, sehingga menimbulkan keramaian publik.
"Apabila video lengkap itu dipotong, tentunya akan berubah makna atau arti. Maksudnya saya ingin mengubah imej negatif tentang apa itu miras menjadi nilai yang positif," paparnya.
Baca Juga: Sidang Kode Etik Irjen Teddy Minahasa dan AKBP Doddy Prawiranegara, Bagaimana Hasilnya?
Budi Dalton mengungkapkan jika dirinya tidak memiliki maksud untuk menjelekan atau menghina Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, gara-gara dipotong video tersebut akhirnya juga memberikan arti yang salah.
"Tapi karena mungkin video itu dipotong, ada salah paham," terang bintang film Yowis Ben 2 ini.
Diakhir videonya tersebut, Budi Dalton menyampaikan permohonan maaf karena video tersebut sudah membuat gaduh.
"Saya tetap meminta maaf karena video itu sudah membuat gaduh," tutur Budi Dalton.
(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting