/
Senin, 21 November 2022 | 15:49 WIB
Bangunan banyak roboh usai Cianjur diguncang Gempa berkekuatan magnitudo 5,6, pada Senin (21/11/2022) siang. (Foto: Suara.com)

SuaraCianjur.id- Pasca gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur menyebabkan beberapa bangunan rusak dan roboh, mulai dari rumah warga hingga kantor Sekda Kabupaten Cianjur.

Dalam penanganan pas gempat terjadi, Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan ada seorang wanita dan juga balita yang berhasil diselamatkan, ketika tertimbun dalam balik reruntuhan bangunan rumah.

Cianjur diguncang gempa dengan kekuatan M5.6, pada hari Senin (21/11/2022) siang.

Saat ini wanita dan balita tersebut sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Ada yang tertimbun. Kami evaluasi perempuan dan balita," jelas Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

AKBP Doni mengatakan, dua orang korban tersebut dalam kondisi baik, meskipun kondisi mereka masih dalam keadaan shok.

"Kondisi masih baik. Memang tertimpa reruntuhan. Masih kaget dan mudah-mudahan tidak ada yang patah," ungkap Kapolres.

Sementara itu, jalur penghubung Cianjur -Bogor via jalur Puncak, dilaporkan tidak bisa dilalui karena tertutup longsor tanah pasca gempa terjadi.

"Jalur penghubung Cianjur-Bogor melalui Puncak tidak bisa dilintasi karena longsor," kata AKBP Doni.

Baca Juga: BKMG Sebut Ada 15 Kali Gempa Susulan, Bangunan Rusak, Akses Jalur Cipanas-Cianjur Tertutup Longsor, Ada Korban Tewas

Selain itu dari laporan BMKG soal pusat gempa bumi itu berada dalam titik koordinat 6,84 Lintang Selatan (LS) dan 107,05 Bujur Timur (BT), sekira 10 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 KM.

BMKG mengatakan kalau gempa tidak berpotensi Tsunami. (*)

Load More