/
Senin, 21 November 2022 | 20:45 WIB
Korban gempa Cianjur mendapatkan perawatan medis di pelataran RSUD Sayang Cianjur. (Foto: Tri Widiyanti)

SuaraCianjur.id- Gempa Cianjur membawa luka karena banyak korban meninggal dunia dan ratusan orang mengalami luka-luka.

Terkait dengan bencana gempa ini terdengar hingga ke telinga Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Gempa yang mengguncang Cianjur dengan kekuatan 5,6 magnitudo di hari Senin (21/11/2022) bukan hanya menelan korban jiwa, tapi juga merusak bangunan rumah milik warga dan beberapa bangunan lainnya.

Emmanuel Macron turut prihatin dengan perisitwa gempa yang terjadi di Indonesia. D,alm cuitannya dia turut membagikan pernyataannya.

"Pagi ini Indonesia terguncang gempa kuat yang membawa kehancuran dan memangsa nyawa. Duka cita mendalam untuk para korban. Prancis turut solider," cuitnya dalam akun Twitter pribadi Emmanuel Macron dikutip Snein (21/11/2022).

Ungkapan duka dari Presiden Prancis itu turut mendapatkan sambutan hangat dari netizen Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung terjun ke Kabupaten Cianjur untuk melihat situasi dan menjenguk para korban bencana gempa di Cianjur.

Ridwan Kamil mengatakan dari data yang diperoleh sejauh ini sudah ada 56 orang yang meninggal dunia. Sementara ratusan korban mengalami luka-luka.

“Ada pertambahan data yang masuk ke Pak Bupati Cianjur, jadi total ada 56 orang meninggal dunia warga Cianjur dan 700 lebih warga luka-luka,” ungkap Ridwan Kamil kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: Gunakan JKN, Ni Nengah Darmaningsih Jalani Kemoterapi dengan Lancar

Ridwan Kamil mengatakan, masih banyak warga yang di wlayah masing-masing yang terkena dampak guncangan gempa, sehingga jumlah korban luka masih bisa bertambah seiring waktu.

“Dan karena masih banyak wargayang terperangkap, di tempat-tempat kejadian, kita asumsikan yang luka-luka dna yang meninggal pun akan terus bertambah seiring waktu,” ungkap Ridwan Kamil.

Cuitan Presiden Prancis Emmanuel Macron turut berempati menyampaikan rasa duka atas gempa yang terjadi di Indonesia. (sumber: Foto Tangkapan Layar Twitter)

Pria yang disapa Kang Emil ini menyampaikan situasi yang masih dilanda ketakutan maka dirinya meminta untuk kegiatan dilakukan di luar ruangan.

“Kegiatan dilakukan outdoor untuk mengantisipasi gempa susulan yang terjadi setelah kejadian,” terang Kang Emil. (*)

Load More