SuaraCianjur.id- Gempa Cianjur membawa luka karena banyak korban meninggal dunia dan ratusan orang mengalami luka-luka.
Terkait dengan bencana gempa ini terdengar hingga ke telinga Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Gempa yang mengguncang Cianjur dengan kekuatan 5,6 magnitudo di hari Senin (21/11/2022) bukan hanya menelan korban jiwa, tapi juga merusak bangunan rumah milik warga dan beberapa bangunan lainnya.
Emmanuel Macron turut prihatin dengan perisitwa gempa yang terjadi di Indonesia. D,alm cuitannya dia turut membagikan pernyataannya.
"Pagi ini Indonesia terguncang gempa kuat yang membawa kehancuran dan memangsa nyawa. Duka cita mendalam untuk para korban. Prancis turut solider," cuitnya dalam akun Twitter pribadi Emmanuel Macron dikutip Snein (21/11/2022).
Ungkapan duka dari Presiden Prancis itu turut mendapatkan sambutan hangat dari netizen Indonesia.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung terjun ke Kabupaten Cianjur untuk melihat situasi dan menjenguk para korban bencana gempa di Cianjur.
Ridwan Kamil mengatakan dari data yang diperoleh sejauh ini sudah ada 56 orang yang meninggal dunia. Sementara ratusan korban mengalami luka-luka.
“Ada pertambahan data yang masuk ke Pak Bupati Cianjur, jadi total ada 56 orang meninggal dunia warga Cianjur dan 700 lebih warga luka-luka,” ungkap Ridwan Kamil kepada wartawan, Senin (21/11/2022).
Baca Juga: Gunakan JKN, Ni Nengah Darmaningsih Jalani Kemoterapi dengan Lancar
Ridwan Kamil mengatakan, masih banyak warga yang di wlayah masing-masing yang terkena dampak guncangan gempa, sehingga jumlah korban luka masih bisa bertambah seiring waktu.
“Dan karena masih banyak wargayang terperangkap, di tempat-tempat kejadian, kita asumsikan yang luka-luka dna yang meninggal pun akan terus bertambah seiring waktu,” ungkap Ridwan Kamil.
Pria yang disapa Kang Emil ini menyampaikan situasi yang masih dilanda ketakutan maka dirinya meminta untuk kegiatan dilakukan di luar ruangan.
“Kegiatan dilakukan outdoor untuk mengantisipasi gempa susulan yang terjadi setelah kejadian,” terang Kang Emil. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Aksi Haru .Feast di Panggung RI Fest 2026, Ajak Penonton Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT
-
Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10
-
Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang
-
Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN
-
Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus
-
Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran