SuaraCianjur.id - Aksi perundungan kembali terjadi dan kali ini dilakukan sejumlah anak Sekolah Dasar (SD).
Video perundungan tersebut, diposting oleh politisi dan pengusaha yang juga anggota DPR RI Ahmad Sahroni, di laman media sosial Instagramnya @ahmadsahroni88.
Dalam video tersebut, terlihat seorang anak SD tengah menjadi perundungan oleh teman lainnya.
Bahkan korban terlihat ditendang dan di pukul kepalanya oleh teman-temanya.
Korban pun tidak melakukan perlawanan dan hanya menangis saat dirundung oleh beberapa temannya.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan videonya, kejadian tersebut terjadi di Ternate, Maluku Utara.
Dituliskan juga jika video tersebut merupakan pelajar SD yang baru menginjak di kelas 5.
“Kejadian di ternate, maluku utara siswi anak kelas 5 SD. Miris bener liat kondisi anak2 sekarang,” tulis Ahmad Sahroni dalam unggahannya.
Unggahan Ahmad Sahroni ini, mengundang beberapa artis dan warga net lainnya.
Baca Juga: Anak Usaha Rekind Bangun Kerjasama Elektrikal Dukung Target NZE 2060
Salah satunya Moreno Soeprapto. Dalam komentarnya ia menyebutkan tidak kuasa melihat aksi perundungan tersebut.
“Gak tega liat nya,” tulis Moreno.
Ada juga Wirang Birawa yang menanyakan mengapa kasus perundungan di lingkungan sekolah jadi banyak terjadi. Dirinya bahkan menyebut nama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim dalam komentarnya.
“owalah napa dah ini banyak beud.... @nadiemmakarim pak kasih penjelasan plisss kenapa dunia pendidikan kita begini Saya bisa siapkan analisa dan tata cara baru dari sisi psikologi agar mereka mengkedepankan yang moral serta tercapainya keselarasan dalam hubungan sosial , bahwa kegiatan keserasian sosial dilakukan untuk mewujudkan sebuah kehidupan bersama yang selaras, seimbang dan harmonis sehingga terwujud masyarakat tanpa konflik terutama para siswa/siswi di dunia pendidikan,” kata Wirang.
Sementara itu warga net lainnya juga turut berkomentar. Ada yang menyebut jika adanya perbedaan antara anak jaman dulu dan di jaman saat ini.
“Sebener nya sama aja pak, anak jaman dulu sama sekarang . Cuma beda nya kalo sekarang jaman udah canggih, jadi apapun bisa ke ekspose dengan cepat . Dulu gak semua pegang handphone pak, sekarang dari umur berapapun pegang handphone . Jadi jangan salahkan jaman nya pak, tapi lebih ke cara edukasi di bagian pendidikan nya pak hehe,” tulis akun @jems*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka