/
Rabu, 23 November 2022 | 13:10 WIB
Proses penyelamatan anak yang terkubur berhari-hari di Cianjur, usai Gempa Bumi

SuaraCainjur.id - Polisi membenarkan adanya penyelamatan anak yang terkubur selama dua hari akibat tertimbun reruntuhan bangunan.

Anak tersebut diketahui bernama Rafka. Bocah tersebut berumur tujuh tahun berhasil diselamatkan oleh tim gabungan.

“Ditemukannya siang tadi, pukul 10.05 WIB oleh tim gabungan TNI Polri,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dikonfirmasi Rabu (23/11/2022).

Ibrahim menyebut, korban telah tertimbun reruntuhan bangunan sejak tiga hari lalu, terhitung dari saat kejadian. 

“Korban di temukan di Kampung Rawa Cina , Desa Nagrak , Kec. Cianjur , Kab. Cianjur,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, viral video penyelamatan seorang anak yang telah tertimbun material reruntuhan bangunan berhasil dievakuasi oleh petugas. 

Video tersebut tersebar di WhatsApp grup, warga net. Video dengan durasi 25 detik tersebut, merekam para petugas berbaju pemadam kebakaran bersama dengan anggota polisi dan anggota TNI lainnya tengah melakukan evakuasi. 

“Allahuakbar, kasih nafas, kasih nafas,” teriak salah seorang anggota yang ikut menolong. 

Adapun Rawa Cina merupakan salah satu daerah di kampung Cugenang, Kabupaten Cianjur, yang hancur usai dihantam gempa bumi berkekuatan magnitudi 5,6, pada Senin 21 November 2022, kemarin.

Baca Juga: Teriakan Anak 'Mah Lapar' Hiasi Posko Korban Gempa Cianjur di Desa Mangunkerta, Warga Mulai Mengeluh Sakit

Melansir dari suarabogor.id, sampai dengan hari ini 151 orang dinyatakan hilang, pasca gempa bumi di Cianjur. 

Tim SAR pun tengah melakukan pencarian terhadap orang-orang yang dilaporkan dan dikabarkan hilang pasca gempa bumi.

Ratusan personel Tim SAR disebar ke 12 kecamatan di Cianjur yang terdampak gempa bumi. 

Upaya pencarian akan dilakukan oleh dua tim, yakni Tim Potensi SAR dan Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas. (*)

Load More