SuaraCianjur.id- Untuk menghilangkan rasa trauma terhadap warga yang menjadi korban gempa Cianjur khususnya anak-anak Polda Jawa Barat dan Polres Cianjur menerjunkan tim Polisi Wanita (Polwan) untuk menghibur mereka.
Para Polwan ini menghibur duka anak-anak yang turut ,menjadi korban dalam bencana gempa Cianjur terjadi pada hari Senin (21/11) kemarin.
Seperti yang diketahui, Cianjur dibuat luluh lantak oleh, gincangan gempa yang berkekuatan 5,6 magnitudo.
Dibalik bencana ini banyak ratusan warga yang meninggal dan ratusan warga lainnya luka-luka. Tak hanya itu, rumah-rumah warga pun rusak bahkan roboh.
Mengenai hiburan yang diberikan oleh Polwan kepada anak-anak di tenda pengungsian, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan, trauma healing diberikan untuk pemulihan rasa trauma kepada warga secara cepat.Termasuk menghindari anak - anak dan masyarakat dewasa dari rasa stress.
"Pertolongan psikologis diperlukan untuk menstabilkan kondisi dari psikologis masyarakat terdampak bencana, khususnya anak - anak serta wanita," jelas Ibrahim Tompo, dalam keterangannya, Rabu (23/11/2022).
Sementara itu Polwan Polda Jabar, AKBP Wiwik Indrawat turut mengatakan, kalau trauma healing bagi anak-anak pasca gempa Cianjur dilakukan supaya mereka terhibur, dan tidak larut dalam rasa trauma berkepanjangan.
Menurutnya dampak gempa bumi yang terjadi saat ini, membuat mereka kehilangan rumah bahkan sanak keluarga.
“Ada puluhan anak yang menjadi penyintas bencana gempa bumi. Beberapa diantaranya harus tinggal di pengungsian di Mapolres Cianjur, sehingga merasakan kesedihan. Maka dari itu kami mengerahkan personel Polwan untuk menghiburnya serta mengajak untuk bermain” kata AKBP Wiwik.
Trauma healing yang dilukan cukup efektif kata dia. Minimal, anak-anak bisa kembali ceria tidak murung.
Jangan sampai rasa trauma yang didapatkan dari bencana gempa Cianjur ini, akan mengganggu kesehatan mereka.
"Diharapkan upaya yang kami lakukan ini, bisa menghilangkan rasa ketakutan anak penyintas bencana dan sedikit bisa melupakan apa yang telah menimpa keluarganya," terangnya.
Pihaknya ingin rasa percaya diri anak-anak yang terkena dampak gempa bumi ini bisa kembali dipulihkan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena