SuaraCianjur.id- Usai diguncang gempa berkekuatan 5,6 magnitudo pada hari Senin (21/11) kemarin, gempa susulan masih melanda Cianjur.
Hingga kamis (24/11/2022) pagi tadi, dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah terjadi terjadi 191 kali gempa susulan sejak terjadi pertama kali.
Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa susulan di Cianjur yang terjadi hingga kini sdauh ada 191 kali. Dan yang paling terbesar berkekuatan 4,2 magnitudo dan terkecil adalah 1,2 magnitudo.
"Update Susulan Gempabumi Cianjur M5.6 sampai dengan 24 November 2022 pukul 06.00 WIB, terjadi 191 kali gempa dengan Magnitudo terbesar 4,2 dan terkecil M1,2. Tren meluruh," kata dia dalam cutan di Twitter, dikutip Kamis (24/11/2022).
Pada hari Rabu (23/11) kemarin di sore hari gempa susulan sudah terjadi sebanyak 171 kali.
BMKG juga sebelumnya menyampaikan terkait dengan intensitas gempa susulan yang terjadi di wilayah Cianjur.
Menurut BMKG gempa dalam waktu empat hari kedepan, terhitung sejak anggal 22 November kemarin diprediksi masih terjadi.
"Gempa-gempa susulan itu sebagian besar tidak dirasakan. Dan yang bisa mencatat adalah alat dan ada beberapa yang dapat dirasakan,” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita di Cianjur, Rabu (23/11) kemarin.
“InsyaAllah, dalam kurun waku empat hari kedepan gempa-gempa susulan tersebut, sudah reda dan stabil," jelasnya menambahkan.
Baca Juga: Kekesalan Ibu Korban Gempa Cianjur saat Pihak RT Bedakan Bantuan, Mau Dikasih Malah Diambil Lagi
Gempa yang telah membuat sebagain wilayah di Cianjurluluh lantak ini, dari data terakhir mencatat total korban meninggal dunia sebanyak 271 orang dengan persentase 37 persen dari anak-anak.
Hingga kini Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pencarian terhadap puluhan korban gempa Cianjur yang masih hilang. Pencarian korban menjadi fokus utama. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta