/
Kamis, 24 November 2022 | 13:30 WIB
Warga di Desa Cieundeur, Warungkondang, Cianjur mendirikan tenda darurat di dekat rumahnya usai rumahnya ambruk diguncang gempa. (Foto: Masnurdiansyah)

SuaraCianjur.id- Usai diguncang gempa berkekuatan 5,6 magnitudo pada hari Senin (21/11) kemarin, gempa susulan masih melanda Cianjur.

Hingga kamis (24/11/2022) pagi tadi, dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah terjadi terjadi 191 kali gempa susulan sejak terjadi pertama kali.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa susulan di Cianjur yang terjadi hingga kini sdauh ada 191 kali. Dan yang paling terbesar berkekuatan 4,2 magnitudo dan terkecil adalah 1,2 magnitudo.

"Update Susulan Gempabumi Cianjur M5.6 sampai dengan 24 November 2022 pukul 06.00 WIB, terjadi 191 kali gempa dengan Magnitudo terbesar 4,2 dan terkecil M1,2. Tren meluruh," kata dia dalam cutan di Twitter, dikutip Kamis (24/11/2022).

Pada hari Rabu (23/11) kemarin di sore hari gempa susulan sudah terjadi sebanyak 171 kali.

BMKG juga sebelumnya menyampaikan terkait dengan intensitas gempa susulan yang terjadi di wilayah Cianjur.

Menurut BMKG gempa dalam waktu empat hari kedepan, terhitung sejak anggal 22 November kemarin diprediksi masih terjadi.

"Gempa-gempa susulan itu sebagian besar tidak dirasakan. Dan yang bisa mencatat adalah alat dan ada beberapa yang dapat dirasakan,” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita di Cianjur, Rabu (23/11) kemarin.

Proses penyelamatan anak yang terkubur berhari-hari di Cianjur, usai Gempa Bumi (sumber: Foto: Dok Suara.com)

“InsyaAllah, dalam kurun waku empat hari kedepan gempa-gempa susulan tersebut, sudah reda dan stabil," jelasnya menambahkan.  

Baca Juga: Kekesalan Ibu Korban Gempa Cianjur saat Pihak RT Bedakan Bantuan, Mau Dikasih Malah Diambil Lagi

Gempa yang telah membuat sebagain wilayah di Cianjurluluh lantak ini, dari data terakhir mencatat total korban meninggal dunia sebanyak 271 orang dengan persentase 37 persen dari anak-anak.

Hingga kini Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pencarian terhadap puluhan korban gempa Cianjur yang masih hilang. Pencarian korban menjadi fokus utama. (*)

Load More