/
Kamis, 24 November 2022 | 14:05 WIB
Anjing pelacak dari tim K9 yang mengendus satu titik sumber bau, diperkirakan ada korban yang tertimbun longsor pasca gempa Cianjur. (Foto : Humas Polda Jabar)

SuaraCianjur.id- Tim dari K9 SAR Ditpolsatwa Polri turut dikerahkan dalam pencarian korban yang tertimbun longsor pasca gempa Cianjur terjadi.

Sebanyak 10 anjing pelacak diterjunkan untuk mengendus dan membantu pencarian evakuasi korban yang hilang akibat gempa, dan logsor di Cianjur.

Terhitung sejak hari Selasa (23/11) kemarin sudah ada 27 personel gabungan dengan 10 ekor K9 yang diturunkan.

Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, salah satu anjing pelacak menemukan satu titik yang menjadi indikasi adanya kroban tertimbun longsor.

Titik lokasinya berada di Desa Cideli, Kecaatan Cugenang, Cianjur.

“Satwa K9 Ari dengan pawang Bripda Debi berhasil menemukan satu titik sumber bau yang diperkirakan terdapatnya korban,” ucap Dedi dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).

Kemudian Dedi juga mengatakan, di titik tersebut belum dapat ditindaklanjuti, karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan. Pada hari kemarin area tersebut diguyur hujan deras.

“Hari ini tim gabungan melanjutkan proses tersebut, dan akan terus berkoordinasi untuk mengevakuasi korban yang diduga ada di titik itu,” terang Dedi.

Irjen Dedi juga menambahkan adapun faktor cuaca menjadi penentu dalam proses evakuasi korban.

Baca Juga: Kekesalan Ibu Korban Gempa Cianjur saat Pihak RT Bedakan Bantuan, Mau Dikasih Malah Diambil Lagi

Anjing pelacak K9 dari Polri mencium sumber bau di titik yang diperkirakan ada korban tertimbun longsor (sumber: Foto : Humas Polda Jabar)

Tak hanya itu Dedi juga mengatakan masih ada wilayah yang terisolir karena akses jalan terputus pasca gempa terjadi di hari Senin (21/11) kemarin.

Dat terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut soal jumlah korban yang hilang ada 40 orang dan pengungsi sudah ada 61.908 orang.

Jumla korban meninggal sebanyak 271 orang, selanjutnya terkait dengan korban luka akibat tertimpa bangunan yang roboh mencapai 2.043 orang.

Proses evakuasi masih berlanjut untuk saat ini dengan mencari korban yang masih hilang. (*)

Load More