News / Nasional
Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB
Orang tua dokter magang Myta Aprilia Azmy. [Suara.com/Lilis Varwati]
Baca 10 detik
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan beasiswa pendidikan kedokteran penuh bagi adik mendiang Myta Aprilia di Universitas Sriwijaya.
  • Kementerian Kesehatan berkomitmen menyediakan fasilitas perawatan medis rutin bagi ayah mendiang Myta yang saat ini sedang menderita stroke.
  • Bantuan tersebut diberikan di Jakarta pada 7 Mei 2026 untuk meringankan beban keluarga setelah Myta wafat saat mengikuti internship.

Suara.com - Di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarga mendiang dokter magang Myta Aprilia Azmy, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membawa secercah harapan. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan untuk menanggung penuh pendidikan adik kandung Myta hingga lulus menjadi dokter.

Adik Myta diketahui saat ini juga sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri), mengikuti jejak sang kakak.

"Jadi memang adiknya juga di Fakultas Kedokteran Unsri (Universitas Sriwijaya). Jadi tadi kita di Kementerian Kesehatan memutuskan untuk memberikan beasiswa pada putri keduanya sampai lulus. Untuk bisa meneruskan kakaknya yang sudah jadi dokter," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Tak hanya soal pendidikan, Menkes Budi juga menaruh perhatian pada kondisi kesehatan ayah mendiang Myta yang baru saja terserang stroke. Kemenkes berkomitmen memberikan fasilitas perawatan medis secara rutin bagi sang ayah.

"Dan ayahanda ini baru kena stroke. Jadi begitu kita memahami ada kondisi itu, Kemenkes memutuskan, yang pertama, ayahnya nanti akan bisa dibantu oleh rumah sakit," lanjut Budi.

Ia menegaskan pentingnya pemantauan kesehatan berkala bagi ayah mendiang agar tetap sehat dan bisa mendampingi putrinya kelak.

"Minimal setahun dua kali harus ada kontrol supaya kondisinya tetap sehat. Sampai bisa melihat nikahkan anaknya yang kedua. Dan kalau bisa bisa sehat terus dengan cucu-cucunya," tambahnya.

Ungkapan haru sang ibu

Langkah Kemenkes ini disambut haru oleh ibu kandung mendiang Myta, Okta Yusri. Mewakili keluarga, ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian besar yang diberikan pemerintah di masa-masa sulit ini.

"Di tengah duka mendalam, kami diberikan kejutan oleh Bapak Menteri Kesehatan. Bapak memberikan kabar bahagia bahwa adiknya Mita akan dibantu beasiswa sampai selesai pendidikannya. Terima kasih Pak Menteri Kesehatan," tutur Okta saat mengikuti konferensi pers secara virtual.

Baca Juga: Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga setelah kehilangan Myta, yang sebelumnya tengah menjalani masa pengabdian sebagai peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Jambi sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada 1 Mei 2026 lalu.

Load More