SuaraCianjur.id - Nama Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermanwan, menjadi trending topik di media sosial Twitter, setelah mengatakan aksi kelompok ormas mencopot label tulisan gereja, bukan termasuk aksi intoleran.
Banyak warga net yang kecewa atas pernyataan Kapolres Cianjur tersebut.
"Blunder ini pernyataan Kapolres Cianjur, jelas2 itu aksi intoleransi, nyopot2in label, lagian label2 kyak itu biasa ada di bantuan2 yg lain, knp yg dr gereja hrus dicopot?,” kata seorang warga net di Twitter.
“Mohon segera Mutasi Kapolres Cianjur ke Yanma Pak @ListyoSigitP, beliau mungkin belum mampu berada dalam kebhinekaan,” tulis warga net lainnya.
“Si Doni Kapolres Cianjur ??? Saya mau minta tanggapan Bapak Kapolri yang terhormat @ListyoSigitP Mohon ijin Pak,” ucap seorang warga net.
“Kapolres Cianjur, pengen viral keknya..,” tulis warga net lainnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap ormas yang mencopot label gereja di tenda bantuan korban gempa Cianjur.
Namun begitu, polisi tidak melanjutkan proses hukum terhadap ormas tersebut.
“Sudah diperiksa tadi malam, sudah berjanji tidak akan mengulangi,” kata Doni, seperti yang dikutip dari akun Instagram, @visitcianjur, yang dilihta pada Minggu (27/11/2022).
Doni menegaskan, jika hal tersebut kembali terulang, pihaknya akan melakukan proses hukum.
“Kalau terjadi lagi, kita akan proses hukum,” sambungnnya.
Aksi pencopotan label gereja di tenda bantuan untuk korban gempa Cianjur, disebut Kapolres sempat meresahkan para pengungsi.
“Pada dasarkanya semua menerima. Itu hanya ulah oknum. Bahkan kini pengungsi jadi resah karena aksi tersebut,” terangnya.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Geger Pencabutan Stiker Gereja di Tenda Korban Gempa Cianjur, Polisi: Yang Intoleran Oknum Ormas, Bukan Warga
-
Ridwan Kamil Bicara Warga Cabut Label Gereja di Tenda Bantuan, Bencana Tak Memilih Junjung Tinggi Sila Kedua
-
Pencopotan Label Tulisan Gereja di Tenda Korban Gempa Cianjur Buat Resah Pengungsi, Ini Langkah Polisi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Drama Tujuh Jam Pemadaman Api di Gudang Raksasa Jombang
-
Bebas dari Masa Sulit, 4 Zodiak Ini Diprediksi Jalani Hari Mulus pada 13 Juni 2026
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?