SuaraCianjur.id- Nasi Putih mengandung gula namun ada resep dari dr.Zaidul Akbar untuk membuat nasi putih agar kandungan gulanya tidak berlebihan, dan aman dikonsumi bagi penderita diabetes.
Menurut dr. Zaidul Akbar kalau nasi putih menjadi makanan pokok yang banyak dikonsumi oleh masyarakat pada umumnya.
Tapi diungkapkan oleh dr.Zaidul Akbar, kalau ternyata nasi putih yang dimakan oleh banyak orang sekrang disebut sudah kehilangan seratnya.
“Jadi beras yang banyak dimakan oleh orang-orang sekarang itu, sudah sebagian besar kehilangan seratnya, sudah kehilangan mineralnya, sudah kehilangan vitaminnya. Sehingga tersisa cuma gula lagi, gula lagi, gula lagi,” terang dr.Zaidul Akbar dikutip dalam YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Minggu (27/11/2022).
Namun tak berarti masyarakat dilarang mengkonsumsi nasi putih. Karena tubuh masih tetap untuk mendapatkan asupan karbohidrat dari nasi.
Tapi perlu dicatat kalau sumber karbohodrat bukan hany dari nasi saja, kentang pun menjadi salah satu sumber dari zat tersebut
“Kita tetap butuh karbohidrat. Kita butuh nasi tapi kan sumber karbo bukan hanya dari nasi,” jelas dr.Zaidul Akbar.
Sumber karbohodrta bagi tubuh yang lain adalah ubi cilembu, jagung, ubi jalar, dan kentang dan beberapa jenis makanan lainnya.
Maka dari itu jangan tergantng kepada nasi saja kat dr.Zaidul Akbar.
Dijelaskan oleh dr. Zaidul Akbar kalau mengkonsumi nasi tanpa adanya serat, maka kandung gula dalam tubuh akan menumpuk.
Namun ada cara atau resep dr.Zaidul Akbar untuk membuat nasi tidak mengandung gula berlebihan. Nasi dimodifikasi dengan cara diberikan bawang merah dan bawang putih.
“Jadi nasinya itu misalkan dikasih bawang merah, kasih bawang putih kayak liwet.Tapi kalau liwet pakai santen, ini gak usah pakai santan juga tidak apa-apa. Karena butuh seratnya,” beber dr. Zaidul Akbar.
Selain dengan mencampur bawang merah dan bawang putih, kata dr.Zaidul Akbar juga bisa mencampurkan nasi menggunakan lada hitam.
Tujuannya adalah untuk menahan kadar gula yang tidak terlalu tinggi ketika dimakan.
“Misalkan masak dalam dandang, itu atau mungkin rice cooker Anda ambil lada hitam dan taburin,” ungkap dr.Zaidul Akbar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?
-
Armada Damkar Kehabisan BBM Saat Menuju Kebakaran di Agam, 1 Warga Terluka
-
Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal
-
Dari Brebes hingga Sragen: Kredit Perumahan Rp2,3 Triliun Dorong Ekonomi Jateng
-
Polisi Singapura Diduga Jadi Korban Pungli Oknum Pegawai Imigrasi Batam di Pelabuhan
-
Pusat Studi Kepolisian Unhas Siap Diluncurkan
-
BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara
-
Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil
-
Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!