/
Senin, 28 November 2022 | 10:24 WIB
Korban gempa Cianjur mendapatkan perawatan medis di pelataran RSUD Sayang Cianjur. (Foto: Tri Widiyanti)

SuaraCianjur.id- Dipastikan kalau semua biaya perawatan dari korban bencana gempa ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Hal itu dikatakan oleh Bupati Cianjur, Herman Suherman yang turut memastikan kalau semua biaya perawatan bagi para korban gempa adalah gratis, tak ada biaya yang dipungut sepeserpun.

Bupati Cianjur juga menyampaikan kalau biaya perawatan yang ada di RSUD Sayang atau Cimacan tidak ada biaya yang dipungut, semuanya ditanggung oleh Pemkab Cianjur.

"Semua gratis, itu yang di RS Sayang maupun Cimacan atau yang di Provinsi itu bisa direimburse ke pemerintah provinsi dan kabupaten," jelas Herman di Cianjur, Senin (28/11/2022).

Bahkan kata Bupati Cianjur bagi para warga yang menjadi korban gempa lantas belum memiliki Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, supaya tidak perlu khawatir terhadap hal tersebut.

Dijelaskan Herman, warga yang memiliki BPJS tidak berlaku untuk sekarang karena semuanya sudah gratis.

"Sama yang (punya) BPJS pun tidak berlaku kalau terjadi bencana alam," ungkap Herman.

Herman Suherman juga turut menegaskan kalau sekarang pemerintah dari kabupaten atau provinsi sedang fokus pada penanganan para korban, yang terluka agar bisa kembali pulih segera.

Seperti yang diketahui Cianjur dilanda gempa dengan kekuatan 5,6 magnitudo yang terjadi pada hari Senin (21/11) lalu. Banyak rumah waga yang rusak dan roboh. Tak hanya itu ratusan orang meninggal dunia dan ratusan wwarga juga harus mendapatkan perawatan, karena terluka.

Baca Juga: 3 Jenazah Warga Desa Cijedil Ditemukan, Korban Gempa Cianjur yang Hilang Tersisa 11 Orang

Ribuan warga yang terkena dampak harus mengungsi. Hingga kini Tim SAR gabungan masih mencari korban yang hilang tertimbun longsor, pasca gempa terjadi. Masih ada 11 korban jiwa yang hilang. (*)

Load More