SuaraCianjur.id- Dipastikan kalau semua biaya perawatan dari korban bencana gempa ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Hal itu dikatakan oleh Bupati Cianjur, Herman Suherman yang turut memastikan kalau semua biaya perawatan bagi para korban gempa adalah gratis, tak ada biaya yang dipungut sepeserpun.
Bupati Cianjur juga menyampaikan kalau biaya perawatan yang ada di RSUD Sayang atau Cimacan tidak ada biaya yang dipungut, semuanya ditanggung oleh Pemkab Cianjur.
"Semua gratis, itu yang di RS Sayang maupun Cimacan atau yang di Provinsi itu bisa direimburse ke pemerintah provinsi dan kabupaten," jelas Herman di Cianjur, Senin (28/11/2022).
Bahkan kata Bupati Cianjur bagi para warga yang menjadi korban gempa lantas belum memiliki Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, supaya tidak perlu khawatir terhadap hal tersebut.
Dijelaskan Herman, warga yang memiliki BPJS tidak berlaku untuk sekarang karena semuanya sudah gratis.
"Sama yang (punya) BPJS pun tidak berlaku kalau terjadi bencana alam," ungkap Herman.
Herman Suherman juga turut menegaskan kalau sekarang pemerintah dari kabupaten atau provinsi sedang fokus pada penanganan para korban, yang terluka agar bisa kembali pulih segera.
Seperti yang diketahui Cianjur dilanda gempa dengan kekuatan 5,6 magnitudo yang terjadi pada hari Senin (21/11) lalu. Banyak rumah waga yang rusak dan roboh. Tak hanya itu ratusan orang meninggal dunia dan ratusan wwarga juga harus mendapatkan perawatan, karena terluka.
Baca Juga: 3 Jenazah Warga Desa Cijedil Ditemukan, Korban Gempa Cianjur yang Hilang Tersisa 11 Orang
Ribuan warga yang terkena dampak harus mengungsi. Hingga kini Tim SAR gabungan masih mencari korban yang hilang tertimbun longsor, pasca gempa terjadi. Masih ada 11 korban jiwa yang hilang. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Nadiem Makarim Akui Tak Paham Birokrasi Usai Terseret Kasus Korupsi
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Budget Tipis? Ini 5 Hydrating Toner Rp30 Ribuan yang Bikin Kulit Auto Lembap
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput
-
Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?