SuaraCianjur.id-Jangan sampai jenis minuman ini selalu dikonsumsi oleh anak, atau bahkan kehilangan nyawa. Para orang tua harus lebih waspada dalam memeprhatikan apa yang diminum oleh anak-anaknya.
Menurut dr. Zaidul Akbar jenis minuman yang satu ini ada baiknya untuk dihindari oleh anak-anak, karena bisa saja mengancam keselamtan nyawa dari anak.
"Oleh sebab itu orang tua wajib tahu, supaya nantinya para orang tua tidak akan membahayakan nyawa anak sendiri," ungkpa dr. Zaidul Akbar dalam kana Youtubenya, dilihat Rabu (30/11/2022).
Jenis minuman yang harus diwaspadai oleh orang tua kata dr.Zaidul Akbar adalah minuman yang selalu di jual di toko. Bahkan minuman ini bisa mengakibatkan keselamatan anak yang berujung apda kematian.
“Yang berujung pada kematian ini adalah kisah nyata," terang dr. Zaidul Akbar.
Dijelaskan dr. Zaidul Akbar terkait dengan dampak buruk dari jenis minuman ini membuat anak terkena diabetes. Bahkan dalam penjelasannya anak yang masih berusia tujuh tahun itu selalu mengkonsumsi minuman yang bisa membuat diabetes.
“Orang tua lebih memerhatikan lagi apa yang di minum anak saat jajan," terang dr. Zaidul Akbar.
Jangan sampai apa yang diminum oleh anak kata dr. Zaidul Akbar menjadi penyakit dan merenggut nyawanya.
Penyakit diabetes adalah penyakit yang harus diwaspadai karena ini tergolong penyakit kronis.
Baca Juga: Zaidul Akbar: Resep Sehat Cegah Diabetes dan Penuaan Dini dengan Kopi Kunyit
Tandanya dari penyakit ini, meningginya kadar gula dalam darah. Kalau hal ini tidak dikontrol dengan baik maka yang timbul adalah penyekit komplikasi. Tentu saja ini membahayakan nyawa bagi si penderita.
"Ada seorang wali murid mengabarkan kalau ada seorang anak meninggal," jelas dr. Zaidul Akbar.
Anak tersebut suka mengkonsumis minuman kemasan yang memiliki kadara gula tinggi. Jika hal itu sudah terjadi maka hanya tinggal penyesalan, karena kata dr.Zaidul Akbar pihak produksi atau pabrik yang membuat tidak akan bertanggung jawab akan hal itu.
"Mereka tidak bertanggung jawab, boro-boro, yang mereka pikirkan bagaimana produk mereka agar terus dibeli orang. Mereka menambahkan seperti dikasih rasa dan bentuk yang enak tapi belum tentu sehat," ungkap dr. Zaidul Akbar.
Maka dari itu menurut dr.Zaidul Akbar kesehatan bukanlah sebagai gaya hidup saja, namun memang menjadi kebutuhan dalam hidup. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Social Battery Habis Lebaran? Ini Trik 'Kabur' Elegan Tanpa Dicap Sombong
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya
-
28 Kode Redeem FC Mobile 22 Maret 2026: Kunci Jawaban Kuis Hari 3 dan Trik Gacha Draft Mewah
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi
-
6 HP Rp2 Jutaan yang Awet Jangka Panjang, Performa Ciamik Fitur Lengkap!
-
Gentayangan karya Intan Paramaditha: Menjadi "Cewek Bandel" di Balik Pilihan Sulit
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga