SuaraCianjur.id- Tensi panas tersaji dalam persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Terdakwa Bharada E mulai melancarkan serangan kepada Ferdy Sambo.
Dulu Ferdy Sambo sebagai atasan dari Bharada E, namun kini suami Putri Candrawathi itu sudah bukan lagi anggota Polri. Bharada E dan Sambo adalah dua terdakwa yang saling tuduh terkait kematian Brigadir J.
Keterangan dari masing-masing bikin sidang makin berbelit.
Soal penembakan terhadap Brigadir J membuat Ferdy Sambo meminta kepada Bharada E untuk tidak melibatkan orang lain dalam kesaksiannya.
Ferdy Sambo menyampaikan kalau Bharada E sudah mengakui kalau dia menembak Brigadir J. Sehingga tidak seharusnya kata Sambo kalau Bharada E bawa-bawa istrinya, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.
"Kalau dia yang menembak Yosua jangan libatkan istri saya. Jangan libatkan Ricky, Kuat," ucap Sambo ke media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dikutip dari Suara.com, Kamis (8/12/2022).
Ferdy Sambo mengklaim tak pernah memberikan perintah kepada Bharada E untuk menembak Brigadir J. Dia hanya meminta untuk menghajar bukan menembak.
Bahkan suami Putri Candrawathi ini sudah membantah berulang kali, kalau dia ikut mengeksekusi Brigadir J.
Tapi Bhadara E secara tegas mengatakan kalau Ferdy Sambo turut ikut menembak juga, untuk memastikan kalau Yosua sudah tewas terkapar.
"Habis almarhum (Yosua) jatuh, FS maju. Saya lihat dia pegang senjata dia kokang senjata dia tembak ke arah almarhum," ungkap Bharada E di dalam ruang sidang, Rabu (30/11) lalu.
Minta Pecat Bharada E
Ferdy Sambo menilai kalau Bharada E seharusnya ikut dipecat atau PTDH oleh Polri, karena menembak Brigadir J.
Bahkan ia meminta kepada pihak kepolisian untuk memecat Bharada E sebagai anggota Polri. Padahal Ferdy Sambo yang memberikan perintah,untuk mengeksekusi.
"Bharada E harusnya dipecat juga karena dia yang menembak kan, jangan cuma saya," ungkap Ferdy Sambo pada Selasa (6/12) kemarin.
Bharada E sejauh ini baru dicopot dari jabatannya sebagai Ton 2 KI 1 Yon C Resimen I Paspelopor Korbrimob Polri. Dia dimutasi ke Yanma Polri atas kasus ini.
Sebelumnya juga Bharada E mengungkapkan sebuah rahasi yang mengejutkan kepada Majelis Hakim sidang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat